
JAKARTA, BALIPOST.com – Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya usai bagi Prancis dan Inggris. Kedua raksasa Eropa itu akan saling berhadapan dalam laga perebutan podium III di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7) pukul 04.00 WIB.
Meski gagal mencapai partai puncak, duel ini tetap dipastikan berlangsung panas. Baik Les Bleus maupun The Three Lions sama-sama bertekad menutup perjalanan mereka di Piala Dunia dengan kemenangan sekaligus mengamankan posisi ketiga sebagai pelipur lara.
Dilansir dari Kantor Berita Antara, Prancis datang ke pertandingan ini setelah langkah mereka dihentikan Spanyol pada babak semifinal. Tim asuhan Didier Deschamps takluk 0-2 dari La Roja yang tampil efektif memanfaatkan peluang.
Spanyol membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 sebelum Pedro Porro memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-58. Kekalahan tersebut memupus harapan Prancis untuk kembali tampil di final setelah sebelumnya tampil meyakinkan sepanjang turnamen.
Kini, Kylian Mbappe dan kolega dituntut segera bangkit. Mengakhiri turnamen di posisi ketiga menjadi target realistis yang tetap bernilai bagi salah satu favorit juara tersebut.
Di sisi lain, Inggris juga datang dengan luka yang belum sembuh. The Three Lions gagal menjaga keunggulan saat menghadapi Argentina dan akhirnya menyerah 1-2 melalui drama pada menit-menit akhir.
Inggris sempat membuka asa menuju final setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55 memanfaatkan umpan Morgan Rogers. Namun, Argentina bangkit lewat gol jarak jauh Enzo Fernandez pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan melalui sundulan pada masa injury time setelah menerima umpan matang Lionel Messi.
Kekalahan dramatis itu membuat skuad Inggris harus mengalihkan fokus untuk memburu posisi ketiga. Pasukan Thomas Tuchel tentu ingin menutup turnamen dengan hasil positif sekaligus mengobati kekecewaan para pendukungnya.
Pertemuan Prancis dan Inggris diprediksi berlangsung terbuka. Kedua tim memiliki materi pemain kelas dunia dengan perpaduan talenta muda dan pemain berpengalaman yang mampu menentukan hasil pertandingan kapan saja.
Bagi Didier Deschamps maupun Thomas Tuchel, laga ini juga menjadi kesempatan menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak. Selain memburu kemenangan, keduanya dipastikan ingin memberikan penghargaan terbaik kepada para pemain yang telah berjuang sepanjang turnamen.
Sementara itu, sehari setelah laga perebutan tempat ketiga, perhatian dunia akan beralih ke partai final yang mempertemukan Spanyol menghadapi juara bertahan Argentina di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. (Suka Adnyana/balipost)










