Ilustrasi aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) terkendala ponsel pintar yang tidak dimiliki semua warga. Padahal aktivasi IKD ini didorong untuk menjadi program piloting digitalisasi bantuan sosial (bansos) khususnya yang masuk desil 1-5 di Denpasar.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, sampai saat ini, baru 2.075 warga yang masuk desil 1 sampai 5 yang melakukan aktivasi IKD. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata, mengatakan, sasaran untuk aktivasi IKD terkait digitalisasi Bansos ini adalah penduduk sesuai data desil 1-5 DTSEN III (2025).

Baca juga:  Dari Lahan Pertanian Denpasar Susut Ratusan Hektare hingga Pengerjaan 1.000 Tangga Bahagia

Pihaknya telah melakukan aktivasi IKD untuk bansos digital setelah adanya surat edaran Sekda Bali pada awal Mei lalu. Dari 43 desa/kelurahan di Denpasar, ada sebanyak 38.437 warga yang masuk desil 1 sampai 5. Demikian dikatakannya, hingga saat ini baru satu desa yakni Peguyangan Kangin yang penduduknya masuk desil 1 sampai 5 telah 100 persen melakukan aktivasi IKD. Terkait kendala, Dewa Juli menyebut, ada sebanyak 1.263 warga yang tedata tidak memiliki ponsel pintar. Dan untuk mengatasi hal itu, aktivasi IKD pun akan dibantu agen perlindungan sosial (Perlinsos).

Baca juga:  Nelayan Perahu Selerek Kesulitan Peroleh BBM Subsidi

Selain masalah ponsel, kendala lainnya dalam penyaluran IKD yakni warga yang sudah pindah tempat tinggal. “Sebanyak 636 orang tidak tinggal di alamat yang tercantum, juga jadi kendala kami,” paparnya.

Dan dari pendataan juga, ditemukan sebanyak 483 orang yang masuk desil 1 – 5 telah meninggal dunia. Untuk memperluas jangkauan aktivasi IKD, Dukcapil Denpasar menerapkan strategi integrasi layanan. Saat ini, setiap warga yang melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) akan langsung dipandu untuk mengaktivasi IKD di tempat. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Nyuri Dua Ponsel di Warung Es Wilayah Loloan Timur, Seorang Pria Dibekuk
BAGIKAN