Bupati Gus Par didampingi Wabup Guru Pandu menghadiri HUT ke-50 Perumda Tirta Tohlangkir, Senin (29/6). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par didampingi Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa atau Guru Pandu menghadiri HUT ke-50 Perumda Tirta Tohlangkir, pada Senin (29/6). Dalam kesempatan itu, Gus Par menegaskan momentum HUT ini diharapkan mampu dijadikan bahan evaluasi, inovasi, serta meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat Karangasem.

Bupati Gus Par mengungkapkan, 50 tahun bukan perjalanan yang singkat. Setengah abad pengabdian merupakan sebuah komitmen nyata memberikan layanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga:  Pascarestorasi, DLHK Denpasar Evaluasi Biaya Pemeliharaan Lapangan Puputan Badung

“Air merupakan sumber dari kehidupan, sehingga keberadaan Perumda Tirta Tohlangkir menjadi peran strategis untuk mendukung kesehatan masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Karangasem. Karena kita tidak bisa berbicara kesehatan, kalau air bersih tidak ada. Jadi, Ini awal kita untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Gus Par mengatakan, perayaan umur 50 tahun diharapkan bisa dijadikan sebuah momentum untuk melakukan sebuah evaluasi dan memperkuat semangat kebersamaan di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami harap ini bisa dijadikan sebagai tonggak untuk berinovasi dan berdaya saing. Semoga Perumda Tirta Tohlangkir semakin maju, sehat, profesional, dan menjadi kebanggaan masyarakat Karangasem,” ujarnya.

Baca juga:  Tanggul Tukad Banyu Raras Jebol, 11 Rumah di Kalanganyar Seririt Terendam

Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem, I Komang Haryadi Parwata mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan persoalan layanan air bersih kepada masyarakat sesuai dengan visi dan misi bupati secara bertahap. Di tahun 2026 ini, pihaknya, ingin menuntaskan persoalan air bersih di Kecamatan Kubu.

“Kita sudah membangun empat reservoir di wilayah Bungada, Dukuh, Juntal, dan Cegi. Tinggal memasang jaringan pipa transmisi untuk dapat menyalurkan air bersihnya. Dan kami di tahun 2027 akan memfokuskan wilayah mana saja yang masih belum teraliri air bersih, dan layanan ini harus diselesaikan,” katanya.

Baca juga:  Lemah Ungkap Korupsi, Kinerja Kejati-Kejari Dievaluasi

Di bagian lain, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika mengatakan, sebagai pelayan air bersih, Perumda Tirta Tohlangkir harus memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Karangasem secara maksimal. “Kami berharap, pelayanan air bersih bisa dilakukan di semua kecamatan yang ada di Karangasem sehingga terjadi pemerataan layanan air bersih. Dengan begitu, air bersih bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” jelasnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN