Wisatawan berbelanja di Pasar Seni Ubud, Gianyar. (BP/Melynia Ramadhani)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  28 Ribu Anak di Bali Tak Sekolah, Komisi IV DPRD Soroti Validitas Data

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 28 Juni 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Catur Laba
Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.

Geheng Manyinget
Tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak gangguan.

Baca juga:  Selama Juni, Terjadi Dua Kasus Gigitan Anjing Rabies di Dua Desa

Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Luang
Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.

Kala Mangap
Tidak baik untuk berbelanja, bila menggunakan hari ini akan berakibat boros.

Kala Tampak
Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Panca Prawani
Tidak baik dipakai dewasa ayu.

Purwani
Tidak baik dipakai dewasa.

Uncal Balung
Tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Baik untuk Membuat Gamelan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 25 April 2026
BAGIKAN