Seorang warga sedang mengurus ternak sapi di wilayah Kota Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Satu Berhalangan Hadir, BEM ISI Denpasar Batal Gelar Uji Publik Paslon Pilgub

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 9 Agustus 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Temah
Tidak baik untuk dewasa ayu.

Rekatadala Ayudana
Baik untuk menanam tanaman yang beruas/berbuku, melakukan dana punia (beramal).

Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapandes, potong rambut, dan lain-lain) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain).

Baca juga:  Bali Kembali Tak Masuk! Uji Coba Pusat Perbelanjaan/Mal PPKM Level 4 di 20 Kabupaten/Kota Ini

Sampi Gumarang Turun
Baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN