I Nyoman Murditha. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli belum mengagendakan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di Alun-alun Bangli. Jam tayang pertandingan yang didominasi pada jam kerja dan dini hari menjadi alasan utama pemkab belum menjadwalkan acara nobar tersebut.

Padahal dari segi kesiapan, Pemkab Bangli sebenarnya sudah sangat siap. Pemkab Bangli telah mengantongi lisensi resmi non-komersial untuk seluruh pertandingan dan menyiagakan fasilitas videotron di alun-alun Bangli.

Baca juga:  Korupsi, Ketua LPD Pacung Dituntut 1,5 Tahun Penjara

“Fasilitas sudah memadai dan lisensi sudah siap. Namun, sampai saat ini belum ada perintah dari pimpinan mengenai tanggal pasti nobar. Kebanyakan jadwal pertandingan jatuh pada jam kerja, sehingga kurang etis jika kami ASN menggelar nobar di jam kerja,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Bangli, I Nyoman Murditha, Senin (22/6).

Selain kendala jam kerja, waktu penayangan di luar jam kerja juga dinilai kurang ideal karena berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WITA. Sebagai alternatif, Diskominfosan tetap memanfaatkan videotron Alun-alun Bangli untuk menayangkan pertandingan yang berlangsung pada pagi hari, khususnya antara pukul 06.00 hingga 10.00 WITA.

Baca juga:  Porprov Bali XVI 2025, Badung Makin Kokoh di Klasemen Sementara

‘Jadi masyarakat atau warga yang sedang lewat sambil berolahraga bisa nonton,” ujarnya.

Terkait soal Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menurut Murditha bahwa surat edaran tersebut sebenarnya bukan kewajiban mutlak untuk menggelar nobar, melainkan sebuah imbauan untuk menghidupkan kembali geliat UMKM lokal melalui momentum euforia sepak bola.

“Sebenarnya tidak ada keharusan karena belum tentu semua daerah memiliki fasilitas tempat nobar. Kebetulan Bangli punya spot yang bagus (alun-alun), jadi kita upayakan nanti sewaktu-waktu nonton bareng. Tapi kalaupun nanti tidak ada acara nobar, Piala Dunia tetap kami tayangan untuk masyarakat sambil berolahraga,” imbuhnya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Ikut Dua Kejuaraan Woodball di Korsel, Mahasiswa Undiksha Raih 5 Medali
BAGIKAN