Penyerang tim nasional Mesir Mostafa Ziko (kiri) berselebrasi bersama rekannya Mohamed Salah seusai mencetak gol ke gawang Selandia Baru dalam pertandingan lanjutan Grup G Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Minggu (21/6) waktu setempat. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Tim nasional Mesir akhirnya menorehkan sejarah manis di Piala Dunia 2026. Sempat tertinggal lebih dulu, The Pharaohs menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan menaklukkan Selandia Baru 3-1 pada laga kedua Grup G di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Senin (22/6) WIB.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana Mesir sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia dalam empat edisi berbeda. Lebih dari itu, Mesir kini memuncaki klasemen sementara Grup G dengan koleksi empat poin dan membuka jalan lebar menuju babak gugur, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Sementara itu, Selandia Baru harus menerima kenyataan pahit terdampar di dasar klasemen dengan satu poin dan berada dalam situasi sulit menjelang laga terakhir grup.
Mesir sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Namun, Selandia Baru yang bermain disiplin justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 melalui Finn Surman.

Baca juga:  Erupsi Gunung Berapi Bawah Laut, Ribuan Warga Jepang Disarankan Mengungsi

Gol berawal dari tekanan yang dibangun Elijah Just. Meski tembakannya masih mampu ditepis kiper Mesir Mohamed Oufa Shobeir, Selandia Baru memperoleh sepak pojok. Tim Payne yang menjadi eksekutor mengirim bola akurat ke jantung pertahanan Mesir dan disambut tandukan keras Surman untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal membuat Mesir meningkatkan intensitas serangan. Mohamed Salah beberapa kali mengancam pertahanan lawan, termasuk peluang emas pada menit ke-35 yang masih melenceng tipis dari sasaran. Namun hingga turun minum, Selandia Baru tetap mempertahankan keunggulan.
Memasuki babak kedua, Mesir tampil jauh lebih agresif. Serangan dari kedua sisi lapangan mulai merepotkan lini belakang Selandia Baru.

Baca juga:  BP3MI Bali Usut Kasus Penipuan Penempatan Kerja ke Selandia Baru

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58. Mohamed Hany melepaskan umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambut sundulan Mostafa Ziko. Bola meluncur ke gawang dan membuat skor kembali imbang 1-1.

Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada Mesir. Hanya sembilan menit berselang, Mohamed Salah menunjukkan kualitasnya sebagai bintang utama tim. Memanfaatkan ruang kosong di sisi kanan, kapten Mesir itu melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Selandia Baru.

Gol tersebut membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Mesir. Setelah unggul, Mesir tidak mengendurkan tekanan. Mereka terus menggempur pertahanan lawan demi mengunci kemenangan.

Pada menit ke-82, Salah kembali menjadi aktor penting. Umpan silangnya dari sisi kanan disambut tandukan Trezeguet yang menghujam gawang Selandia Baru dan mengubah skor menjadi 3-1.
Gol itu sekaligus memupus harapan Selandia Baru untuk bangkit. Hingga peluit panjang dibunyikan, mereka kesulitan keluar dari tekanan Mesir yang tampil semakin percaya diri.

Baca juga:  Kepulangan Rombongan Atlet PON Bali Disambut Pengalungan Bunga

Kemenangan bersejarah ini menempatkan Mesir di posisi terdepan dalam persaingan Grup G. Dengan performa yang terus meningkat dan Mohamed Salah yang kembali menjadi pembeda, The Pharaohs kini hanya membutuhkan hasil positif saat menghadapi Iran pada laga terakhir untuk memastikan tiket ke fase gugur.

Sebaliknya, Selandia Baru menghadapi misi berat ketika harus berhadapan dengan Belgia pada pertandingan penentuan. Kekalahan tersebut membuat peluang mereka lolos semakin menipis dan bergantung pada hasil pertandingan lainnya.

Mesir kini berada di ambang pencapaian besar, sementara Salah sekali lagi membuktikan dirinya sebagai sosok yang mampu mengubah jalannya pertandingan ketika tim paling membutuhkannya. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN