
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Senin (22/6) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari Bali terancam kehilangan obyek wisata unggulan jika abrasi dibiarkan hingga Somya olah sampah organik jadi pupuk dalam 8–16 jam.
Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:
1. Jika Abrasi Dibiarkan, Bali Terancam Kehilangan Objek Wisata Unggulan
Denpasar (Bali Post) –
Abrasi yang terus menggerus sejumlah kawasan pesisir Bali menjadi perhatian serius Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.
Jika tidak segera ditangani, Bali terancam kehilangan objek wisata unggulannya.
Upaya penanganan abrasiI menurut lembaga di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air itu, selain menjaga ketahanan sumber daya air juga untuk melindungi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Pulau Dewata.
2. Harga Kuliner PKB Dikeluhkan Mahal, Kadiskop Bali Minta Ditunjukkan Bukti
Denpasar (Bali Post) –
Keluhan sejumlah pengunjung terkait harga makanan dan minuman yang dianggap mahal di kawasan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII
Tahun 2026 dibalas tegas oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh.
Ia bahkan menantang pihak yang menyebut pemerintah tidak melakukan pengawasan
untuk menunjukkan bukti konkret atas dugaan tersebut.
3. Selain Imigrasi, KPK Juga Geledah Kantor Dua Biro Jasa, Sejumlah Bukti Disita
Denpasar (Bali Post) –
Selain menggeledah Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, dua kantor biro jasa pelayanan visa di Bali ternyata juga digeledah petugas dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kedua biro jasa tersebut yakni PT Visa Empat Bali dan CV Visa Agung Bali Teratai Promanende.
Berdasarkan penelusuran melalui internet, PT Visa Empat Bali yang dikenal secara komersial sebagai Visa4Bali telah beroperasi selama lebih dari 12 tahun.
4. PSEL Denpasar Raya Ditetapkan sebagai PSN
Jakarta (Bali Post) –
Program Pengolahan Sampah jadi Energi Listrik (PSEL) dipastikan telah menjadi Proyek
Strategis Nasional (PSN).
Dengan menyandang status PSN, proyek PSEL dipastikan akan mendapat prioritas untuk direalisasikan.
Ada tiga proyek PSEL yang ditetapkan sebagai PSN, salah satunya PSEL Denpasar Raya.
Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Danantara Investment Management
(DIM) Pandu Sjahrir.
Ia menilai penetapan proyek Waste-to-Energy (WtE) atau PSEL sebagai Program Strategis Nasional (PSN) mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks.
5. Hadir di PKB XLVIII 2026, Somya Olah Sampah Organik Jadi Pupuk dalam 8–16 Jam
Denpasar (Bali Post) –
Upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi turut mewarnai pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.
Sebuah mesin pengolah sampah organik menjadi pupuk bernama Somya mulai dipasang di kawasan PKB pada Sabtu (19/6) sore untuk membantu mengurangi timbulan sampah organik selama penyelenggaraan acara. (*)









