
GIANYAR, BALIPOST.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar menyoroti maraknya kendaraan berat atau truk material yang melintas melebihi kapasitas jalan. Hal ini disinyalir menjadi salah satu pemicu utama cepatnya kerusakan infrastruktur jalan di beberapa titik di Kabupaten Gianyar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Gianyar, Gede Made Astawiguna, seizin Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan, Minggu (21/6) menjelaskan berdasarkan regulasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), perencanaan kekuatan jalan kabupaten idealnya hanya didesain untuk menahan beban maksimal sebesar 8 ton.
“Beban kendaraan yang dilewati itu kan ketentuannya 8 ton. Namun realitanya, seperti di jalur Tebongkang – Semana batas Badung, truk-truk material yang lewat di sana banyak yang muatannya lebih dari 12 ton,” ujar Astawiguna.
Astawiguna mencontohkan, jalur Tebongkang – Semana batas Badung merupakan salah satu rute yang paling signifikan mengalami dampak ini. Jalur tersebut kerap dilalui truk-truk besar dari arah Kintamani menuju Denpasar.
Akibatnya, kerusakan jalan secara konstan terlihat di sisi sebelah kiri jalur. “Pasti di sebelah kirinya yang hancur, karena itu merupakan lajur yang sering dilewati truk bermuatan berat dari Kintamani menuju Denpasar. Selain itu, kawasan lain seperti Payangan – Menobas – Gentong juga mengalami hal serupa seiring masifnya pembangunan akomodasi wisata di Gianyar,” tambahnya.
Merespons kondisi tersebut, Dinas PUPR mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha material untuk mulai memahami kapasitas jalan. Salah satu solusi konkret yang ditawarkan adalah penyediaan depo-depo transit di luar area jalan kabupaten.
“Masyarakat harus mengerti. Jika ingin memasukkan bahan material dengan truk berkapasitas 12 ton, minimal harus ditransit dulu ke depo, lalu dibagi menggunakan kendaraan yang lebih kecil seperti truk engkel sebelum masuk ke jalan kabupaten. Ini penting untuk menjaga umur rencana jalan kita,” tegasnya.
Meskipun dihadapkan pada tantangan overkapasitas kendaraan, Dinas PUPR Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Program pemeliharaan rutin, khususnya penambalan jalan berlubang (patching), terus dilaksanakan secara berkesinambungan hampir sepanjang tahun.
Upaya ini diprioritaskan pada ruas-ruas jalan yang sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Langkah cepat tanggap ini diambil guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas serta memastikan roda perekonomian dan sektor pariwisata di Kabupaten Gianyar tetap berjalan dengan lancar. (Wirnaya/balipost)










