
GIANYAR, BALIPOST.com – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur yang sempat viral di media sosial, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini mulai melakukan perbaikan jalan dan saluran air di kawasan Banjar Umadawa, Desa Pejeng Kangin hingga Banjar Gepokan, Desa Pejeng Kelod, Kecamatan Tampaksiring.
”Jalan Umadawa-Gepokan kemarin sempat viral karena air got meluap ke badan jalan sehingga menyebabkan jalan cepat rusak. Setelah menerima konfirmasi dari prajuru setempat, kami meneruskan langsung ke Dinas PUPR untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin,” kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gianyar, Dewa Gede Agung Pastika, Rabu (29/7).
Perbaikan infrastruktur ini telah dimulai sejak pertengahan Juli dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas perbaikan tahan lama.
Tahap pertama berupa perbaikan dan pembenahan sistem drainase/gorong-gorong untuk mencegah luapan air kembali ke jalan. Tahap kedua, perbaikan dan pengaspalan ulang badan jalan yang rusak.
Anggaran proyek perbaikan ini bersumber dari dana pemeliharaan jalan dan drainase di APBD Kabupaten Gianyar. Pemerintah daerah telah menganggarkan dana pemeliharaan sebesar Rp4 miliar per kecamatan yang dialokasikan oleh Bupati Gianyar.
Dewa Gede Agung Pastika menegaskan, perbaikan akses jalan di wilayah Pejeng Kangin dan Pejeng Kelod itu sangat krusial. Sebab, saat ini kawasan tersebut berkembang pesat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang diwarnai bermunculannya vila serta meningkatnya kunjungan wisatawan.
”Kawasan Pejeng Kangin dan Pejeng Kelod sekarang sudah menjadi tujuan wisata, banyak vila dan wisatawan di sana. Dengan perbaikan jalan ini, mobilitas dan kelancaran para pengendara tidak akan terganggu lagi, sehingga mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat lokal,” tambahnya. (Wirnaya/balipost)










