Bupati Kembang Hartawan melepas dua PMI asal Jembrana dari program kredit bersubsidi, Kamis (9/10). (BP/Ist)

kembNEGARA, Balipost.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mengevaluasi pelaksanaan program subsidi bunga kredit modal bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja ke luar negeri. Meski telah berjalan sekitar satu tahun, pemanfaatan program tersebut dinilai belum optimal karena jumlah penerima yang berhasil lolos pencairan masih terbatas.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengatakan, pihaknya akan terus memantau program yang menjadi salah satu unggulan Pemkab Jembrana tersebut.

Baca juga:  OJK Berikan Kebijakan Khusus untuk Bali, Restrukturisasi Kredit Diperpanjang

Menurutnya, fasilitas bantuan modal melalui subsidi bunga diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi generasi muda sekaligus mengatasi kendala permodalan yang selama ini menjadi hambatan calon PMI.

“Harapan kami, program ini bisa memberikan kesempatan kerja dan menjadi harapan baru bagi anak-anak muda yang ingin bekerja ke luar negeri tetapi terkendala biaya,” ujarnya.

Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah calon PMI terkendala saat proses pengajuan ke perbankan. Faktor riwayat kredit melalui BI Checking menjadi salah satu penyebab banyak pengajuan belum dapat direalisasikan.

Baca juga:  Untuk Program Makan Bergizi Gratis, Kemenkes Sediakan Standar Gizi

Menurut Kembang Hartawan, pihak perbankan menerapkan seleksi ketat sebelum pencairan pinjaman dilakukan. Calon penerima yang masih memiliki persoalan kredit maupun pinjaman daring diwajibkan menyelesaikan kewajibannya terlebih dahulu.

“Misalnya ada persoalan kredit atau pinjaman online, itu harus diselesaikan dulu,” kata Kembang.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tetap mengikuti ketentuan yang berlaku di sektor perbankan. Meski demikian, sebagian calon PMI yang memenuhi persyaratan sudah dapat memanfaatkan program subsidi bunga tersebut, walaupun belum seluruh pengaju memperoleh fasilitas yang sama.

Baca juga:  SIM Keliling di Bali 26 Januari 2026, Cek Lokasinya

Pemkab Jembrana berharap ke depan pemanfaatan program ini dapat lebih maksimal sehingga semakin banyak warga, khususnya generasi muda, yang mendapatkan akses pembiayaan untuk bekerja di luar negeri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN