Personel Polsek Kuta melakukan patroli menyisir titik-titik rawan gangguan kamtibmas khususnya jambret. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Jagat maya dihebohkan dengan beberapa kasus jambret yang dialami warga negara asing (WNA) di wilayah Kuta, Badung. Pelaku yang menyasar HP dan kalung tersebut hingga saat ini belum ditangkap. Menyikapi kasus itu, Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta akan mengerahkan personel lebih banyak di kawasan wisata.

“Polresta Denpasar memberikan perhatian serius terhadap setiap tindak kriminalitas, termasuk kasus penjambretan yang menyasar wisatawan mancanegara maupun masyarakat umum di wilayah hukum Polresta Denpasar. Kami tidak menoleransi segala bentuk kejahatan jalanan yang dapat mengganggu rasa aman masyarakat dan mencoreng citra pariwisata Bali,” tegas Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (19/6).

Baca juga:  Kemacetan di Ubud Belum Bisa Diatasi

Sebagai langkah antisipasi, menurut Iptu Adi, Polresta dan Polsek jajaran terus meningkatkan kegiatan patroli rutin maupun patroli skala besar pada jam-jam serta  lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan personel polsek serta berkoordinasi dan mendapat dukungan dari Polda Bali. Pengamanan terutama dilakukan di kawasan wisata dan titik-titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas wisatawan.

Selain patroli terbuka dan tertutup, Polresta Denpasar  juga mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan, memperkuat fungsi intelijen dan reserse untuk menangkap pelaku kejahatan. Selain itu mengintensifkan koordinasi dengan pengelola kawasan wisata, desa adat, pecalang, dan unsur keamanan lainnya.

Baca juga:  Bikin Jera, Pelaku Jambret Dipamer di GZ

“Kami mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar tetap waspada, menjaga barang berharganya, dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak kriminal,” ujarnya.

Polresta  di-back up Polda Bali akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah preventif maupun represif secara berkelanjutan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. Dengan demikian masyarakat dan wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman di Bali. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Terlibat Jambret dan Begal, Remaja Beraksi di Denut dan Densel
BAGIKAN