Antusiasme warga Nusa Penida pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Suci Galungan, di Pelabuhan kampung Kusamba, Klungkung, Selasa (16/6) pagi. (BP/win)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Tradisi mudik menjelang Galungan kembali menjadi pemandangan yang selalu menghiasi jalur penyeberangan menuju Nusa Penida. Ribuan krama yang selama ini tinggal dan bekerja di luar pulau memilih pulang untuk bisa berkumpul bersama keluarga serta mengikuti rangkaian upacara perayaan Hari Suci Galungan.

Salah satu titik kepadatan terlihat di Pelabuhan Kampung Kusamba, Klungkung melalui layanan angkutan laut Fast Boat The Angkal. Antrean penumpang bahkan sudah terlihat sejak pukul 05.30 Wita. Sejumlah warga rela datang saat hari masih gelap demi mendapatkan jadwal keberangkatan paling awal.

Baca juga:  Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Stok Pangan di Bali Dipastikan Aman

Salah seorang penumpang, Yesi, mengaku tiba di pelabuhan sekitar pukul 05.45 WITA. Ia sengaja berangkat lebih pagi agar bisa segera tiba di kampung halaman dan membantu keluarga melakukan berbagai persiapan menjelang Hari Raya Galungan.

“Saya datang pagi supaya dapat penyeberangan awal. Biar cepat sampai di rumah karena masih banyak persiapan upacara Galungan yang harus dilakukan bersama keluarga,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Baca juga:  Perbukitan di Nusa Penida Terbakar, Puluhan Wisatawan Sempat Terjebak

Bagi masyarakat Nusa Penida, Galungan bukan sekadar perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan kembali menyatu dengan keluarga di kampung halaman. Karena itu, meski harus menghadapi antrean panjang di pelabuhan, semangat untuk pulang tidak pernah surut.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang serta menjaga kualitas pelayanan selama periode mudik Galungan, pihak Speed Boat The Angkal menambah jumlah perjalanan atau trip penyeberangan. Penambahan armada perjalanan tersebut dilakukan agar arus penumpang dapat terlayani dengan baik dan masyarakat bisa sampai ke Nusa Penida dengan aman serta tepat waktu. (Ketut Winata/balipost)

Baca juga:  Mantan Wakil Bupati Klungkung Dewa Sena Berpulang, Dikremasi 3 November
BAGIKAN