
DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Kantor Basarnas Bali berhasil menyelamatkan seorang pria pecinta binatang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kabupaten Badung, saat hendak menolong hewan.
“Roger (korban) dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali I Wayan Juni Antara, Minggu (14/6) dikutip dari Kantor Berita Antara.
Juni menjelaskan awalnya petugas Kantor Basarnas Bali pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 18.40 WITA mendapat informasi seorang pecinta binatang bernama Roger (55) terjebak di tebing pantai setelah berupaya menolong seekor anjing.
Korban yang turun di tebing setinggi 15 meter dengan posisi sedang berada di jarak 5 meter dari atas itu tidak berani kembali karena tali yang digunakan berisiko putus.
Akhirnya saksi bernama Ratih menghubungi Basarnas, dan segera diberangkatkan tim rescue sebanyak tujuh orang ke Pantai Pandawa.
“Pada pukul 19.30 WITA personel tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban, tak berselang lama satu orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban,” tutur Juni.
Ia melaporkan selama proses penyelamatan kondisi di sekitar Tebing Pandawa gelap, karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.
“Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim rescue, Balawista Pantai Pandawa, pengelola Pantai Pandawa, rekan korban, dan masyarakat setempat,” kata Juni.
Korban sendiri bercerita bahwa awalnya ia turun untuk menyelamatkan seekor anjing terjebak di atas tebing Pantai Pandawa karena damkar saat itu sedang ada panggilan pertolongan lain.
Sayangnya, tali yang mereka gunakan secara mandiri hanya kuat untuk menarik anjing yang terjebak di pinggir tebing tersebut, sehingga mereka memutuskan meminta bantuan tim SAR.
“Yang pasti saya di atas itu bertopang takut rontok tebingnya, saya berpegang di badan tebing, dari atas tidak mau ambil risiko talinya tidak kuat jadi cari bantuan lain yaitu basarnas,” ujarnya.
Akhirnya personel Basarnas turun menenangkan dan mulai melakukan evakuasi yang menurut dia tidak mudah.
“Saya pribadi terima kasih banyak sudah ditolong, kalau tidak ada tim SAR saya masih diam di atas tebing sekarang, maafkan kegilaan kami, karena orang-orang pencinta binatang ini memang kadang-kadang nyalinya melebihi logika,” ucapnya. (kmb/balipost)










