Aparat mengevakuasi 2 jasad warga yang terseret arus di Pantai Nyanyi, Tabanan, Jumat (29/8). (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Dua orang asal Jember, Jawa Timur, ditemukan tewas terdampar di Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Tabanan pada Jumat (29/8).

Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan dari Polairud dan Basarnas.

Diduga ketiga korban merupakan warga yang tenggelam di Pantai Cemagi.

Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama bernama Akhmad Romli (34) ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA oleh warga yang sedang berolahraga di tepi pantai.

Baca juga:  Gubernur Koster Isyaratkan Ditundanya Buka Pariwisata untuk Wisman di 11 September

“Saksi melihat seseorang telungkup di bibir pantai. Saat didekati, korban sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 11.00 WITA, jasad korban kedua, Muhamad Rohmat (36), ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi pertama. Penemuan ini dilaporkan oleh rekan korban yang berada di area pantai.

Tim gabungan yang tengah melakukan pencarian langsung mengevakuasi jasad korban ke tepi pantai.

Menurut keterangan tim medis RSU Singgasana Nyitdah, kedua korban mengalami sejumlah luka lecet pada tubuh, termasuk robekan di kepala yang diduga akibat benturan dengan karang. “Dugaan sementara, korban terseret arus saat beraktivitas di pantai,” kata Kompol Sukadana.

Baca juga:  Pemberlakuan Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Ditunda

Korban ketiga yang bernama Riko Sugeng Irawan (24), juga warga Jember, hingga Jumat sore masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan, dibantu warga sekitar.

Kedua jenazah yang sudah dievakuasi saat ini dititipkan di RSU Singgasana, Kediri, Tabanan, untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih berkoordinasi dengan Polsek Mengwi dan pihak keluarga korban.

“Kami terus melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Kami juga mengimbau warga dan wisatawan untuk lebih waspada saat beraktivitas di area pantai yang ombaknya cukup deras,” tegas Kompol Sukadana. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Empat Hari Pergi Dari Rumah, Kerug Ditemukan Tewas 
BAGIKAN