Petugas mengevakuasi jenasah pekerja yang tertimbun longsor di Ungasan, Badung pada Jumat (23/1). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (23/1) siang. Saat kejadian 3 orang berada di atas sementara 5 orang pekerja lainnya berada di bawah.

Pekerja yang berada di bawah berhasil menyelamatkan diri, sementara 3 korban lainnya terkena longsor karena senderan tembok tiba-tiba ambruk. Dua di antara tiga orang yang tertimbun, yakni Farhan dan Shohibul Hasan (25) tewas sedangkan Muhammad Waki berhasil selamat.

Baca juga:  Penyaluran Hibah di Badung Jadi Sorotan KPK dan BPK

I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, mengatakan dari kesaksian rekan korban, sesaat setelah kejadian 2 orang terevakuasi, namun 1 korban atas nama Farhan dinyatakan meninggal saat tiba di RS Udayana. Sedangkan korban yang selamat, Muhammad Waki mendapat penanganan di RS.

Ia mengatakan pihaknya  menerima informasi kejadian pada pukul 13.30 Wita dari Gusti Made Kadiana. “Kami langsung tindak lanjuti terkait dengan laporan tersebut, langsung kami ke lapangan dan dari TNI POLRI dengan potensi-potensi terkait lainnya,” terangnya dikutip dari keterangan tertulisnya.

Baca juga:  GWK Jadi Lokasi "Host Country Reception" IMF-WB Annual Meeting

Sebanyak 10 personel diterjunkan ke lokasi menggunakan Rapid Deployment Land SAR Unit dan Rescue Car Type 1 dan dilengkapi peralatan ekstrikasi.

Setibanya di lokasi dilaksanakan koordinasi dengan unsur SAR terkait dari kepolisian setempat. Kondisi di sekitaran longsoran masih labil, terlihat beberapa retakan. Dengan pertimbangan keselamatan dikerahkan peralatan berat.

Meskipun peralatan berat beroperasi, tetap dalam pengawasan dari tim rescue. Pengerukan dilakukan perlahan, dan bertahap, karena dikhawatirkan timbul getaran yang memungkinkan terjadi longsor susulan.

Baca juga:  Bapenda Badung Acam Sita Aset Hotel Pengemplang Pajak

Pada pukul 14.40 WITA, Shohibul berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal. Jasadnya terevakuasi pada pukul 15.00 WITA. “1 orang dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan 2 orang dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Sidakarya.

Jenasah dibawa ke RSUD Prof Ngoerah menggunakan ambulance Yayasan Masjid Al Fattah. (kmb/balipost)

BAGIKAN