Petugas mengevakuasi jasad IGPMK yang meninggal karena ulahpati. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Situasi perumahan di Pemogan, Denpasar Selatan (Densel), Kamis (11/6), riuh. Jeritan histeris seorang ibu berinisial MK (65) setelah melihat anaknya, IGPMK (30) meninggal karena ulahpati.

Kebetulan saat itu MK usai mandi dan melihat IGPMK tergantung di belakang pintu.

Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Azel Arizandi, Jumat (12/6) membenarkan adanya kejadian itu.

Dari keterangan MK, pada Kamis pukul 08.50 WITA, ia selesai mandi. Saat melihat ke ruang belakang rumah kontrakan tersebut, MK kaget melihat korban sudah tak bernyawa.

Baca juga:  New Honda Vario 125 Dihadirkan di Bali, Banyak Fitur dan Teknologi Terkini

“Dalam keadaan panik saksi (MK) langsung memotong tali menggunakan gunting,” ujarnya.

Selanjutnya MK lari keluar dari rumah kontrakan mencari bantuan kepada tetangga terdekat. Saat itulah ia bertemu dengan PR (51), satpam perumahan tersebut.

Selanjutnya peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan.

“Dari keterangan MK, korban memiliki latar belakang gangguan penyakit saraf atau mental. Hasil olah TKP Tim identifikasi Polresta Denpasar nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar, menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Silpa Tinggi, OPD di Denpasar Diminta Segera Realisasikan Anggaran
BAGIKAN