
GIANYAR, BALIPOST.com -Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris, PHB (85) ditemukan meninggal dunia di villa di Lingkungan Tegallantang, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Rabu (10/6), sekitar pukul 10.30 WITA. Korban diketahui tinggal di villa tersebut sejak tahun 2012. Kuat dugaan korban mengembuskan napas terakhirnya karena faktor usia dan kondisi kesehatan yang terus menurun.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, mengatakan peristiwa ini pertama kali diketahui Ni Wayan Munti (54), staf villa yang sehari-hari merawat korban. Sekira pukul 09.00 WITA, saksi datang ke villa dengan maksud untuk mengantarkan makanan. Namun, saat membuka pintu ruang tamu, ia terkejut melihat korban sudah terbaring tidak sadarkan diri di atas sofa berwarna merah.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera menghubungi anaknya, I Made Aryawan (26). Setelah ikut memastikan bahwa korban sama sekali tidak memberikan respons, mereka kemudian melaporkan kejadian ini kepada Bhabinkamtibmas, Pecalang setempat, serta Tim Medis Nusa Medica Clinic Ubud. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ubud menerima laporan resmi mengenai kejadian ini sekitar pukul 10.30 WITA.
Mendapat laporan warga, perugas Polsek Ubud langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi. Tim Medis dari Nusa Medica Clinic Ubud tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Dari hasil pengamatan di TKP, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas sofa tanpa busana dan hanya mengenakan pampers. Posisi kepala korban menghadap ke arah timur dan kaki mengarah ke barat dengan kedua tangan berada di atas dada. Polisi tidak menemukan adanya kerusakan atau tanda-tanda perusakan di sekitar area villa.
Berdasarkan keterangan saksi I Made Aryawan, korban memang kerap mengeluhkan sakit akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, sekitar dua minggu sebelum kejadian, pria lansia tersebut sempat terjatuh di depan rumah yang mengakibatkan tulang paha kanannya bergeser serta luka lecet di siku kanan.
Kompol Putra Antara menambahkan pihak kepolisian saat ini telah melakukan langkah-langkah penyelidikan mulai dari olah TKP awal, mendokumentasikan kejadian, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang diketahui berada di Australia. Meskipun dugaan kuat kematian korban disebabkan oleh faktor usia lanjut, kepastian penyebab utama kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih mendalam. (Wirnaya/balipost)










