
SINGASANA, BALIPOST.com – Semangat hidup sehat berpadu dengan pelestarian budaya Bali mewarnai Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri.
Menariknya, peserta lomba didominasi kalangan lansia berusia di atas 50 tahun yang tampil energik dan kompak.
Kegiatan yang menjadi rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dan HUT ke-53 PDI Perjuangan itu diikuti 10 grup perwakilan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Masing-masing grup terdiri dari sembilan peserta.
Lomba dibuka Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Hadir pula Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ketua Fraks PDI Perjuangan DPRD Tabanan, I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.
Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar perlombaan senam, melainkan juga upaya membumikan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digagas Gubernur Bali, Wayan Koster.
Menurutnya, gerakan dalam senam tersebut merepresentasikan keharmonisan hubungan manusia dengan alam dan budaya Bali. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Semangat gotong royong, pelestarian budaya, dan pola hidup sehat dapat berjalan beriringan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi selama perlombaan berlangsung. Para peserta tampil penuh semangat dengan menonjolkan kekompakan gerakan dan semarak nuansa budaya Bali. (Puspawati/balipost)










