Evakuasi jenazah korban terseret arus Sungai Beji Anakan, Banjar Akta, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Senin (18/5). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Seorang warga lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia diduga akibat terseret arus sungai. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Sungai Beji Anakan, Banjar Akta, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Senin (18/5).

​Korban berinisial NKR (67), yang merupakan warga setempat, diduga kuat terseret arus saat sedang mandi di sungai tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.30 WITA, tersangkut di antara bebatuan sungai, berjarak sekitar 500 meter dari tempatnya biasa mandi.

​Kronologi kejadian bermula ketika seorang saksi yang hendak mandi di lokasi yang sama melihat pakaian korban tergeletak di pinggir sungai, namun keberadaan korban tidak terlihat. Merasa curiga, saksi langsung menghubungi pihak keluarga korban. Bersama warga setempat, mereka melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai hingga akhirnya menemukan korban sudah meninggal dunia.

Baca juga:  MDA Tegaskan Peniadaan Pawai Ogoh-ogoh

​Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Sukawati bersama personel piket fungsi langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk memimpin proses penanganan serta membantu evakuasi jasad korban menuju rumah duka. Tim Identifikasi Polres Gianyar bersama petugas medis juga langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

​Dari hasil pemeriksaan medis awal, tim menemukan luka memar pada pelipis kanan serta luka lecet di bagian pinggang korban. Luka-luka tersebut diduga kuat akibat benturan dengan material batu sungai saat korban terbawa arus yang deras. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan tindakan otopsi.

Baca juga:  Korban Tabrak Lari, Driver Ojol Meregang Nyawa

​Seizin Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat sesuai prosedur yang berlaku. ​”Setelah menerima laporan dari warga, personel Polres Gianyar dan Polsek Sukawati langsung bergerak cepat ke TKP. Petugas di lapangan telah melakukan olah TKP, membantu evakuasi jasad korban, serta berkoordinasi secara intensif dengan tim medis dan pihak keluarga,” jelas Ipda Suardita.

Baca juga:  Dinilai Efektif, PPKM Mikro Diperpanjang Lagi!

​Menyikapi peristiwa memilukan ini, ia juga memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terlebih dengan kondisi debit air yang sering kali tidak menentu. ​”Kami mengimbau dan mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan faktor keselamatan, terutama saat beraktivitas di sungai atau area perairan lainnya, agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN