Orang tua alm, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, yakni I Nyoman Wira saat menerima pelayat dirumahnya. (BP/Nan)

 

AMLAPURA, BALIPOST.com – Rasa duka yang mendalam dan sedih yang sangat mendalam tak bisa disembunyikan di rumah duka, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, siswa SMAN 2 Amlapura yang meninggal dunia usai mengikuti lomba gerak jalan 17 km, dalam memperingati HUT RI Ke-81 beberapa hari lalu di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Jumat (14/8).

Orang tua alm Cahyanta Wiguna, yakni I Nyoman Wira masih belum bisa menerima dan percaya kalau putranya telah berpulang untuk selama lamanya kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa. Itu bisa dilihat dari tatapan kosong yang terpancar di wajahnya ketika sesekali menatap jenazah putranya, I Gede Abdi Cahyanta Wiguna.

Tak ada yang menyangka sebelumnya, jika langkah remaja 17 tersebut merupakan langkah terakhirnya sebelum pergi untuk selama-lamanya. Padahal, siang itu Abdi Cahyanta Wiguna berangkat dengan senyum dan semangat seorang anak muda untuk mengikuti lomba, mewakili sekolahnya, SMA Negeri 2 Amlapura.

Baca juga:  Sudah Keluar, Hasil Swab Jasad WN Australia Meninggal di Hotel

Bahkan, saat berangkat dalam kondisi yang menurut keluarganya sehat. Hanya saja, takdir hidup berkata lain, langkah kakinya menjadi langkah terakhir menjelang HUT RI Ke-81. “Anak saya meninggal dunia saat mengikuti gerak jalan 17 kilometer. Dan usinya tepat 17 tahun,” ucapnya dengan wajah sedih.

Bagi orang tua, kehilangan anak di usia yang muda bukanlah sesuatu yang mudah diterima. Apalagi, beberapa jam sebelumnya, Abdi masih menjadi remaja yang penuh tenaga, penuh semangat, dan punya banyak impian. Bahkan, ada ucapan yang akan menjadi kenangan tang tak bisa dilupakan bagi keluarga dan gurunya, yakni “saya ingin menjadi pejuang”. Kalimat itu terucap ketika tubuhnya mulai terlihat kelelahan di tengah perjalanan.

Seorang guru yang mengawasi peserta sempat melihat kondisi Abdi mulai sempoyongan. Ia kemudian ditarik keluar dari barisan dan dinaikkan ke mobil untuk beristirahat. Namun Abdi tidak ingin menyerah. Ia kembali bangkit. Turun dari mobil kembali bergabung dengan barisan. Kepada gurunya, Abdi mengatakan, “Saya ingin jadi pejuang.”

Baca juga:  Astra Motor HUT ke-52, Konsumen Loyal Diberi Kejutan Spesial

Mereka tak ada yang menyangka, kalau kalimat sederhana yang dilontarkan itu menjadi pesan terakhir seorang anak muda kepada semua orang. Abdi kembali melangkah. Ia memilih meneruskan perjalanan, meski tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Langkah demi langkah ia jalani. Hingga akhirnya, di jalan tanjakan Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan, tubuh Abdi tak lagi mampu bertahan. Ia tumbang.

Dalam kondisi kritis, Abdi dilarikan ke RSUD Karangasem sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Namun perjuangan itu berakhir. Abdi mengembuskan napas terakhir setelah berusaha menuntaskan perjalanan terakhirnya itu.

“Saya mengizinkan anak saya ikut lomba gerak jalan 17 kilometer karena kondisinya memang sehat. Tidak ada diare seperti postingan di banyak media sosial,” katanya sembari menyampaikan, kalau Prosesi pemakaman nanti dilakukan dalam prosesi upacara “mekingsan digeni” pada 17 Agustus, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan.

Baca juga:  12 Orang Meninggal Kecelakaan di KM 58

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa, menuturkan, kalau Abdi memiliki ketertarikan besar terhadap sepak bola dan futsal. “Selama ini almarhum memang anak yang berprestasi di bidang nonakademik, khususnya olahraga sepak bola dan futsal. Secara fisik kami melihat dia juga cukup bagus,” ujarnya.

Puja Astawa mengatakan, sebelum mengikuti gerak jalan, pihak sekolah juga tidak menerima informasi mengenai riwayat penyakit maupun keluhan kesehatan yang dialami Abdi. Kepergian Abdi pun menjadi pukulan sekaligus pembelajaran bagi sekolah. “Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Walaupun anak secara aktivitas olahraga bagus dan tidak ada riwayat penyakit yang disampaikan, tentu ke depan kami harus lebih memperketat lagi dari sisi pemeriksaan kesehatan,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN