
GIANYAR, BALIPOST.com – Akses jalan raya yang menghubungkan Desa Tegallalang menuju Banjar Cebok, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, sempat lumpuh total akibat musibah tanah longsor Jumat (15/5) pagi. Tebing setinggi 7 meter ambrol dan menutupi badan jalan.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, mengonfirmasi bahwa material longsoran sepanjang 12 meter sempat menutup akses utama warga sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga pada pukul 05.30 WITA.
Saksi mata, I Kadek Juniantara segera melaporkan kejadian tersebut kepada Perbekel Desa Kedisan, Dewa Ketut Raka, yang kemudian diteruskan ke Polsek Tegallalang dan tim terkait. ”Menerima laporan tersebut, kami langsung menerjunkan personel yang dipimpin oleh Kanit Propam Aiptu I Komang Eka Agusana bersama Bhabinkamtibmas setempat untuk mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi,” ujar AKP Wiwin.
Untuk mempercepat pembersihan, dilakukan aksi gotong royong berskala besar yang melibatkan berbagai unsur, antara lain Polsek Tegallalang, Koramil Tegallalang, TRC Kecamatan Tegallalang, staf Desa Kedisan, dan warga Banjar Cebok. Karyawan K Club yang turut membantu menyediakan alat penyemprotan air.
Selama proses evakuasi, pihak kepolisian sempat melakukan pengalihan arus lalu lintas menuju Jalan Tangkup, Kedisan, guna menghindari penumpukan kendaraan. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam musibah ini. Berkat sinergi antara petugas dan masyarakat, material tanah dan bebatuan berhasil disingkirkan sepenuhnya pada pukul 09.45 WITA.
”Saat ini akses jalan sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi jalur yang rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem,” tutup Kapolsek Tegallalang. (Wirnaya/balipost)









