Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sidakarya, Denpasar, Jumat (1/5). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang digelar di Pantai Sidakarya, Denpasar, Jumat (1/5). Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan semangat “Satu Tekad Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus kolaborasj bagi para pekerja di Kota Denpasar.

Berbagai kegiatan digelar mulai dari aksi bersih pantai, penanaman pohon ketapang dan mangrove, donor darah, cek kesehatan, UMKM kuliner hingga pentas kreativitas pekerja melalui pertunjukan Tari Kecak Nusantara.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta tokoh masyarakat Desa Sidakarya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar juga menyerahkan penghargaan kepada perusahaan terbaik dalam penilaian sarana hubungan industrial, serta santunan jaminan kematian bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Di sela-sela kegiatan Wawali Arya Wibawa mengatakan, peringatan May Day di Kota Denpasar setiap tahunnya dikemas dengan kegiatan kreatif dan melibatkan langsung para pekerja. Tahun ini, lebih dari 100 perusahaan bersama para pekerjanya berkolaborasi menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas. Menurutnya, seluruh penampilan yang disuguhkan merupakan hasil inisiatif pekerja dan perusahaan sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.

Baca juga:  Partai Buruh Bali Tiadakan Aksi May Day 2026, Fokus ke DPR RI

“May Day bukan hanya momentum memperjuangkan hak pekerja, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan tenaga kerja dalam mendukung pembangunan daerah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang kebersamaan untuk membangun Kota Denpasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, tingkat pengangguran di Kota Denpasar tercatat sebesar 1,41 persen. Meski demikian, Pemkot Denpasar terus mengantisipasi dinamika global dengan memperkuat kolaborasi bersama dunia usaha, salah satunya melalui pelaksanaan job fair, pelatihan kerja, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Arya Wibawa juga menegaskan, berbagai OPD di lingkungan Pemkot Denpasar juga terus mendukung peningkatan keterampilan pencari kerja maupun pekerja aktif agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia usaha dan meminimalisasi risiko pemutusan hubungan kerja.

Baca juga:  May Day 2026: Aliansi Buruh-Mahasiswa Bali Ajukan 10 Tuntutan

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Raini mengatakan bahwa pemerintah terus memperkuat perlindungan pekerja, baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah, termasuk pekerja rentan dan pekerja mandiri melalui sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Dijelaskan pula bahwa pelaksanaan May Day dikemas secara positif untuk menepis stigma peringatan Hari Buruh yang identik dengan aksi unjuk rasa.

“Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja guna meningkatkan produktivitas perusahaan sekaligus kesejahteraan pekerja di Kota Denpasar,” ujar Raini.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Denpasar Adventus Edison Souhuwat mengatakan,” dengan sinergitas ini diharapkan tujuan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial pada seluruh pekerja di Kota Denpasar akan tercapai, dan pelayanan terhadap peserta akan lebih baik lagi,” ujar Adventus dalam keterangan tertulisnya.

“Momentum Hari Buruh menjadi kesempatan bagi kami untuk tidak hanya memberikan layanan administratif, tetapi juga menghadirkan pengalaman positif bagi peserta. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen pekerja serta meningkatkan pemahaman terkait manfaat dan kemudahan layanan BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.

Baca juga:  Potensi Pasarnya Besar, Kuku Bima Makin Serius Garap Bali-Nusra

Ia juga menambahkan bahwa inovasi layanan seperti antrean online Lapak Asik merupakan upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam menjawab kebutuhan pekerja akan layanan yang cepat, mudah, dan transparan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dengan pekerja serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Keberadaan Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 68 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 18 Desember 2025 tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Melalui regulasi tersebut, pemerintah daerah membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui APBD bagi pekerja informal berisiko tinggi dengan penghasilan rendah, yang mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Implementasi Perwali tersebut diharapkan dapat mendukung target Universal Coverage Jaminan Sosial (UCJ) di Kota Denpasar dengan sasaran perlindungan bagi sekitar 50.000 hingga 60.000 pekerja rentan melalui APBD Perubahan Tahun 2026  (kmb/balipost)

BAGIKAN