
DENPASAR, BALIPOST.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi terpantau tidak mengalami perubahan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5). Baik SPBU Pertamina maupun BP kompak mempertahankan harga jual produknya.
Berdasarkan informasi resmi, harga Pertamax masih berada di level Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green dipatok Rp12.900 per liter.
Kendati demikian, sebelumnya telah terjadi penyesuaian harga pada Sabtu (18/4) untuk sejumlah BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang mengalami kenaikan cukup signifikan.
Adapun rincian harga BBM di SPBU Pertamina di Jakarta saat ini yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Solar subsidi Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp19.400 per liter, Pertamax Green Rp12.900 per liter, Dexlite Rp23.600 per liter, serta Pertamina Dex Rp23.900 per liter.
Kondisi serupa juga terjadi di SPBU BP, di mana harga BBM tidak mengalami perubahan per 1 Mei 2026. Harga BP Ultimate tercatat Rp12.930 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.560 per liter.
Sementara itu, SPBU Shell plc dan Vivo Energy belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026. Bahkan, kedua jaringan SPBU tersebut dilaporkan menghadapi keterbatasan stok BBM di sejumlah wilayah.
Untuk Shell, harga yang masih berlaku sejak 1 Maret 2026 antara lain Shell Super Rp12.390 per liter dan V-Power Diesel Rp14.620 per liter.
Di sisi lain, SPBU Vivo menetapkan harga Revvo 92 Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, serta Diesel Primus Rp14.610 per liter, meski kini mulai mengalami kelangkaan pasokan, khususnya untuk jenis solar dan RON 95. (Pramana Wijaya/balipost)










