Sejumlah masyarakat dan kerabat saat melayat ke rumah almarhum, Jro Mangku I Nyoman Goya, ayahanda Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Berbagai persiapan telah dilakukan keluarga besar Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, serangakaian pelaksanaan upacara pangabenan untuk almarhum ayahanda, Jro Mangku I Nyoman Goya. Upacara pangabenan sendiri akan digelar pada 6 Mei 2026 mendatang.

Kakak almarhum, Jro Mangku Wayan Bawarta menjelaskan, rangkaian upacara dimulai 4 Mei 2026 dengan sejumlah prosesi awal seperti nunas, ngulapin, hingga mendak petra di rumah duka. “Semua tahapan upacara mengikuti aturan adat dan tuntunan sulinggih, agar perjalanan atma almarhum berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca juga:  Banyak Upacara, Harga "Pacah" Meroket

Bawarta mengatakan, pada 5 Mei 2026, dilaksanakan prosesi lanjutan seperti ngaskara, melaspas kajang, serta berbagai upacara pembersihan dan penyucian yang lainnya. Prosesi tersebut merupakan bagian penting dalam rangkaian upacara pitra yadnya sebagai bentuk penghormatan keluarga kepada leluhur.

“Puncak acara pangabenan dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026. Pada hari tersebut, akan dilaksanakan prosesi utama yang melibatkan setra (kuburan adat) sebagai lokasi pembakaran jenazah. Setelah itu, rangkaian dilanjutkan dengan upacara nganyud di tukad (sungai) serta mekelud sebagai simbol pelepasan unsur jasmani ke alam semesta,” katanya.

Baca juga:  Villa di Desa Dencarik Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Selanjutnya, pada 7 Mei 2026, pihak keluarga akan melaksanakan prosesi ngulapin, mendak pitara, hingga ngelungsur tirta di sejumlah pura, sebagai bagian dari penyempurnaan upacara. Dan pada 8 Mei 2026 dengan prosesi nyegara gunung dan nganyut, yang menjadi simbol penyatuan kembali atma dengan alam dan Sang Pencipta.

“Seluruh prosesi ini sebagai bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga sebagai kewajiban spiritual keluarga dalam mengantarkan atma menuju alam yang lebih tinggi. Kami berharap, upacara dapat berjalan lancar dan memberikan kedamaian bagi almarhum serta keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya. (Eka Prananda/balipost)

Baca juga:  Warga Banjar Patas Sediakan Disinfektan di Setiap Angkul-angkul Rumah
BAGIKAN