Kegiatan sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Anak oleh Dinas P3AP2KB Gianyar bekerja sama dengan Dinas Sosial P3A Provinsi Bali dan Forum PUSPA Provinsi Bali.(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar terus menunjukkan komitmen serius dalam menjamin perlindungan dan pemenuhan hak anak. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang digelar oleh Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Dinas Sosial P3A Provinsi Bali dan Forum PUSPA Provinsi Bali di Pendopo Dinas P3AP2KB Gianyar, Kamis (16/4).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Kepala Bappeda Provinsi Bali, Kadek Dwi Sutrisna, serta jajaran Gugus Tugas KLA Kabupaten Gianyar.

Baca juga:  Klungkung Rancang Pendapatan Transfer Pusat Turun

Ketua PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menekankan bahwa terwujudnya KLA bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan media. ”Forum PUSPA hadir untuk memperkuat sinergi berbagai pihak agar upaya pemenuhan hak anak berjalan terpadu dan berdampak nyata. Kami memberikan dukungan penuh, baik melalui kebijakan maupun fasilitasi,” ujar Ny. Seniasih.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Bali, Kadek Dwi Sutrisna, menyoroti pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan. Menurutnya, program pemenuhan hak anak harus terintegrasi dalam arah kebijakan lintas sektor agar tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan dan berkelanjutan.

Baca juga:  Gubernur Se-Sulawesi Sepakat Perkuat Konektivitas Pariwisata

Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Widiastuti, menegaskan bahwa Pemkab Gianyar telah menginternalisasi komitmen perlindungan anak melalui penguatan kelembagaan. Ia mengimbau agar seluruh perangkat daerah menghilangkan ego sektoral dalam menangani isu anak.

“Kami berharap tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab. Yang dibutuhkan adalah komitmen untuk bahu-membahu dan mengambil peran aktif agar Kabupaten Layak Anak dapat berjalan optimal,” tegas Widiastuti.

Baca juga:  Rahmad Darmawan Targetkan Liga Indonesia All Star Lolos Fase Grup

Hingga saat ini, Kabupaten Gianyar telah sukses mengantongi predikat Nindya dalam penilaian KLA. Capaian ini menjadi fondasi sekaligus motivasi bagi Pemkab Gianyar untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan publik yang ramah anak, dengan target meraih predikat yang lebih tinggi di masa mendatang. Melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki kesepahaman yang sama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal di Bumi Seni Gianyar. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN