Penilaian lomba ngelawar di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kecamatan Sukasada berhasil menjadi pemenang dalam lomba ngelawar serangkaian HUT Kota Singaraja yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Minggu (29/3). Tim ini berhasil meraih juara 1 dengan menghadirkan lawar belimbing.

Putu Sudika, perwakilan dari Desa Sambangan, menunjukkan kreativitas dan keahlian timnya dalam mengolah bahan tradisional menjadi sajian khas yang unik dan menggugah selera. “Lawar ini kami buat bukan hanya untuk mempertahankan tradisi, tapi juga mengejutkan lidah juri,” ujar Sudika.

Baca juga:  Realisasi PAD Bali Masih Minus Setengah Triliun Rupiah

Sementara, juara 2 dan 3 diraih oleh Kecamatan Kubutambahan dan Gerokgak. Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra hadir menyaksikan lomba dan memberikan apresiasi tinggi kepada semua peserta. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar lomba kuliner, melainkan upaya nyata untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Buleleng yang kaya dan unik.

“Lomba ini digelar untuk melestarikan tradisi ngelawar di Kabupaten Buleleng. Lawar yang dibuat harus sesuai pakem khas Buleleng,” ujarnya. Bupati Sutjidra juga menekankan pentingnya generasi muda untuk mengenal dan mencintai kuliner tradisional agar nilai budaya tidak hilang seiring perkembangan zaman.

Baca juga:  Digagalkan, 'Ulahpati' di Jembatan Sangket–Sambangan

Sekda Buleleng, Gede Suyasa, yang juga menjadi salah satu juri lomba, memberikan penekanan lebih mendalam mengenai proses penilaian. Ia menjelaskan bahwa lomba ini menuntut ketelitian, kreativitas, dan kerja sama tim yang baik.

“Penilaian dilakukan mulai dari persiapan, proses pembuatan, hingga penyajian. Semua harus sesuai aturan yang telah ditetapkan,” jelas Suyasa.

Ia menambahkan, aspek kebersihan, teknik pembuatan, dan cita rasa lawar menjadi tolok ukur penting dalam menentukan pemenang, sekaligus menegaskan nilai budaya dan tradisi yang melekat dalam setiap sajian lawar. “Kita harapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai kuliner tradisional khas Buleleng yang menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah,” tutupnya. (Yudha/balipost)

Baca juga:  Kurir Sabu Ditangkap Saat Antar Pesanan ke Sukasada

 

BAGIKAN