I Made Sudiasa. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Anggota DPRD Kabupaten Bangli I Made Sudiasa menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap penduduk pendatang (duktang) pasca-libur hari raya. Meski Bangli dinilai relatif kondusif dibanding daerah lain, namun langkah antisipasi tetap harus diperkuat untuk menjaga ketertiban wilayah.

Sudiasa mengatakan, meskipun kedatangan penduduk tidak dibatasi, namun identitas dan tujuan kedatangan harus dipastikan sejak awal.

“Kita tidak pernah membatasi kedatangan penduduk, akan tetapi harus benar-benar dipastikan apakah mereka yang datang sudah punya pekerjaan atau belum. Identitas dan pekerjaan mereka harus jelas,” tegasnya, Senin (23/3).

Baca juga:  PPDB di Buleleng, 646 Lulusan SD Tak Daftar ke SMP Negeri

Dia mendorong Satpol PP Kabupaten Bangli untuk aktif melakukan pengecekan di lapangan, terutama menyasar tempat-tempat kos dan lokasi proyek yang menjadi titik kumpul pendatang. Selain itu peran desa adat dan pecalang dianggap sangat penting dalam menjaga kenyamanan lingkungan.

Sudiasa berharap ada koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, desa adat, dan pecalang untuk mengecek kondisi duktang secara rutin. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama dari pendatang yang tidak memiliki kejelasan pekerjaan.

Baca juga:  Arus Balik Masih Minim, Sidak Duktang Dihentikan Sementara

Sementara itu Kasatpol PP Bangli I Wayan Sugiarta belum bisa diwawancara mengenai rencana pengawasan duktang pasca hari raya. Seperti yang diketahui Bangli menjadi salah satu daerah tujuan duktang. Untuk menjaga ketertiban, petugas satpol PP, berrsama kepolisian dan Disdukcapil biasanya rutin menggelar sidak duktang ke beberapa wilayah yang jadi kantong duktang di Bangli. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN