Aktivitas pendakian ke Gunung Agung akan ditutup sementara serangkaian Karya Tawur Tabuh Gentuh dan IBTK di Pura Agung Besakih. (BP/istimewa)

 

AMLAPURA, BALIPOST.com – Aktivitas pendakian Gunung Agung akan ditutup sementara serangkaian Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Hal ini sesuai dengan surat imbauan yang dikeluarkan panitia Tawur Tabuh Gentuh dan Karya IBTK.

Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha mengungkapkan, sehubungan dengan pelaksanaan karya tersebut maka pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendakian di Gunung Agung untuk sementara waktu.

“Pendakian ke Gunung Agung ditutup mulai dari tanggal 29 Maret sampai dengan 25 April 2026. Diharapkan imbauan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan tertib, serta dapat dipatuhi dengan penuh rasa tanggung jawab secara sekala-niskala,” ujar Widiartha, Senin (23/3).

Baca juga:  Warga Pertanyakan Kejelasan Bantuan Perbaikan Pasca Gempa

Widiartha mengatakan, penutupan pendakian bertujuan agar kesucian Gunung Agung dan Pura Besakih tetap terjaga selama karya berjalan, mengingat antara Gunung Agung dan Pura Besakih menjadi satu kesatuan kawasan suci. “Setelah karya usai, jalur pendakian akan kembali dibuka seperti biasa,” katanya.

Untuk diketahui, karya IBTK di Pura Agung Besakih akan nyejer atau berlangsung selama 21 hari. Rangkaian upacara akan diawali pada 7 Maret 2026, yakni ngaturang pamiyut, negtegang, ngunggahang sunari, dan pengrajeg lan pangemit karya.

Baca juga:  Gunung Agung Erupsi, Kolom Abu 1.000 Meter

Widiartha mengatakan, setelah itu, pada tanggal 8 Maret akan dilaksanakan upacara ngendag minyak paselang, pada 15 Maret upacara piuning mider, 17 Maret mapepada lan bumi sudha serta memben. Untuk tanggal 18 Maret akan digelar upacara tawur tabuh gentuh.

Setelah upacara tawur tabuh gentuh, kata Widiartha, selanjutnya pada tanggal 21 Maret akan dilaksanakan upacara panglemek tawur tabuh gentuh, 22 Maret masang busana palinggih, 30 Maret nunas tirta, nedunang palinggih Ida Bhatara, dan 31 Maret 2026 upacara melasti. Untuk tahun ini upacara melasti akan dilaksanakan ke sumber mata air Tegal Suci, Banjar Tegenana, Desa Menanga.

Baca juga:  Dampak Hujan Abu, Banyak Wisatawan Cancel Kunjungan ke DTW Abang Erawang

Dia menjelaskan, pada 1 April akan digelar upacara mapepade dan memben. Untuk puncak IBTK akan digelar bertepatan dengan purnama Sasih Kadasa pada 2 April 2026. Kemudian, dari 3 sampai dengan 23 April digelar upacara penganyar dari masing-masing kabupaten/kota di Bali dan upacara panyineban sore harinya. Pada 26 April digelar upacara majauman. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN