
BANGLI, BALIPOST.com – Desa Wisata Penglipuran menjadi destinasi primadona yang selalu ramai dikunjungi saat momen libur hari raya. Pada libur Lebaran tahun ini, tingkat kunjungan ke desa terbersih di dunia tersebut tercatat mengalami kenaikan signifikan hingga dua kali lipat dibandingkan hari normal.
Manajer Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa mengungkapkan bahwa tren kenaikan kunjungan sudah terlihat sejak Ngembak Geni atau sehari setelah hari raya Nyepi. Jika pada hari biasa rata-rata kunjungan berada di angka 2.000 orang, pada momen libur kali ini angka tersebut melonjak melebihi target rata-rata kunjungan sepanjang libur lebaran ini yang dipatok di angka 3.000 hingga 4.000 orang per hari.
“Kemarin kunjungan sudah menyentuh angka 4.000 orang. Hari ini kami prediksi mencapai 5.000 dan puncaknya besok kemungkinan 6.000 kunjungan,” ujar Sumiarsa, Minggu (22/3).
Kunjungan wisatawan masih didominasi oleh wisatawan domestik (wisdom). Penglipuran juga mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Eropa yang datang melalui kapal pesiar (cruise).
Menyambut lonjakan kunjungan di momen libur panjang ini, pihak pengelola telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari perbaikan fasilitas umum, penambahan spot foto, hingga koordinasi intensif dengan Dinas Pariwisata dan desa adat.
Sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan yang datang berkunjung, pengelola menyuguhkan pementasan seni barong macan. Atraksi ini dihadirkan agar pengunjung tidak hanya sekadar berswafoto, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam. (Dayu Swasrina/balipost)










