Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Dinas Kesehatan Karangasem mendorong semua puskesmas menerapkan atau melayani pembayaran melalui QRIS. Hal ini menyusul adanya keluhan pasien di Puskesmas Bebandem yang tak bisa membayar lewat QRIS.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama mengungkapkan, sejauh ini sudah tujuh puskesmas yang telah melayani pembayaran nontunai menggunakan sistem QRIS yang terhubung dengan rekening Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Baca juga:  BI Diminta Menunda Pemberlakuan Biaya Layanan QRIS

“Sejauh ini puskesmas yang telah melayani nontunai, yakni Puskesmas Selat, Puskesmas Kubu I, Puskesmas Sidemen, Puskesmas Manggis II, Puskesmas Rendang, Puskesmas Kubu II, dan Puskesmas Abang II. Jadi, kami apresiasi kepada puskesmas yang telah menyediakan fasilitas transaksi nontunai tersebut,” ujarnya, pada Minggu (22/3).

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan transparansi dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, langkah ini bagian dari membantu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga:  Atlet Biliar PON Mulai Berlatih Fisik

“Kami mengimbau puskesmas lain yang belum memiliki fasilitas serupa agar segera berkoordinasi dengan pihak Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk pemasangan QRIS yang terhubung langsung dengan rekening BLUD masing-masing. Dan bagi puskesmas yang masih dalam proses penghubungan dengan rekening BLUD, diminta untuk sementara memfasilitasi pembayaran melalui sistem transfer ke rekening BLUD yang tersedia,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN