
SINGASANA, BALIPOST.com – Pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas di Kabupaten Tabanan dipastikan tetap berjalan selama libur panjang hari raya Nyepi dan Idul Fitri. Namun, khusus saat hari raya Nyepi pada Kamis (19/3), puskesmas dengan layanan UGD 12 jam (08.00–20.00 WITA) akan tutup sementara, sedangkan puskesmas dengan UGD 24 jam tetap beroperasi untuk melayani kondisi darurat masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. IB Surya Wira Andi mengatakan, pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan akses pelayanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat selama libur keagamaan.
“Pelayanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja saat hari raya Nyepi, puskesmas dengan layanan UGD 12 jam tutup sementara, sedangkan puskesmas dengan UGD 24 jam tetap siaga melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di Kabupaten Tabanan terdapat 7 puskesmas dengan layanan UGD 24 jam, diantaranya Puskesmas Tabanan III, Kediri I, Pupuan I, Selemadeg, Selemadeg Barat, Baturiti I, serta Penebel I. Dari puskesmas tersebut, beberapa diantaranya juga menyediakan layanan rawat inap 24 jam, yakni Puskesmas Pupuan I, Selemadeg, Selemadeg Barat, Baturiti I, dan Penebel I.
Sementara itu, 13 puskesmas lainnya memberikan layanan UGD 12 jam mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA, yaitu Puskesmas Tabanan I dan II, Kediri II dan III, Kerambitan I dan II, Marga I dan II, Pupuan II, Selemadeg Timur I dan II, Baturiti II, serta Penebel II.
Menurut Surya Wira Andi, keberadaan puskesmas dengan UGD 24 jam tersebut diharapkan mampu mengantisipasi kondisi darurat kesehatan selama Nyepi maupun libur panjang yang berdekatan dengan perayaan Idul Fitri.
“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan saat Nyepi dapat langsung memanfaatkan puskesmas dengan UGD 24 jam yang tetap beroperasi,” tegasnya. (Puspawati/balipost)










