Peristiwa kebakaran melanda dua buah kios yang berlokasi di Banjar Intaran, Desa Pejeng Tengah, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, pada Rabu (18/3) malam. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran melanda dua buah kios yang berlokasi di Banjar Intaran, Desa Pejeng Tengah, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, pada Rabu (18/3) malam saat umat Hindu merayakan Pangerupukan. Kios yang sehari-harinya menjual sembako dan lalapan tersebut hangus saat warga mulai beristirahat.

​Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas melalui sambungan telepon dari seorang anggota pemadam kebakaran, I Kadek Agus Ariawan (31), sekitar pukul 22.14 WITA. Merespons laporan tersebut, personel dari Pos Damkar Ubud langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Kasat Pol PP, Damkar dan Penyelamatan, Putu Yudanegara mengungkapkan armada pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 22.21 WITA.

Baca juga:  Korban Jiwa Ketiga Dikremasi

Dengan jarak tempuh kurang lebih 3,4 kilometer dari pos terdekat, petugas langsung melakukan upaya lokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya. “Objek yang terbakar adalah dua unit kios dengan luas masing-masing sekitar 6 x 6 meter persegi,” ucapnya.

Untuk menjinakkan api, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Regu 1 Pos Ubud. Petugas berjibaku menyemprotkan air ke titik api hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sepenuhnya dalam waktu kurang lebih satu jam.

Baca juga:  Kebakaran Landa Pasar Bajera, 3 Mobil Damkar Dikerahkan

​Diketahui, bangunan kios tersebut merupakan milik I Made Sudiarnata (47), seorang wiraswasta asal Banjar Guliang, Desa Pejeng Tengah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Yudanrgara menambahkan penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, total kerugian materiil yang dialami pemilik kios juga masih dalam tahap pendataan oleh petugas di lapangan. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN