Bangunan mes guru di SD Negeri 2 Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, ludes terbakar pada Jumat (1/5). (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Bangunan mes guru di SD Negeri 2 Tinga-tinga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, ludes terbakar pada Jumat (1/5) malam. Peristiwa itu terjadi saat penghuni mes tengah pergi untuk sembahyang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Mes tersebut diketahui ditempati oleh Putu Edi Heri Setiawan yang merupakan pegawai tata usaha di SD setempat. Saat kejadian, korban bersama keluarganya meninggalkan mes sejak pukul 17.00 WITA untuk sembahyang ke Desa Bubunan, Kecamatan Seririt.

Baca juga:  Jembrana Raih Penghargaan Nasional Penyelenggara Desa Cantik Terbaik

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, AKP Gede Sudiana, dikonfirmasi Sabtu (2/5), menjelaskan api pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Gusti Made Suryawan. Saksi melihat kobaran api muncul dari arah bangunan mes guru yang berada di sebelah barat rumahnya.

Menyadari adanya kebakaran, saksi kemudian segera memberitahukan warga sekitar. Warga yang berdatangan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember.

Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bagian atap bangunan sehingga sulit dikendalikan.

Baca juga:  Yayasan dan Pesraman Dresta Bali Aga Kerthi Rayakan HUT ke-1

“Pemadaman awal dilakukan masyarakat, tetapi api sudah terlanjur besar dan membakar atap bangunan,” jelas Sudiana.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dari PLTU Celukan Bawang dan satu unit mobil Damkar Kabupaten Buleleng Pos Seririt dikerahkan ke lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan mes berukuran sekitar 6 meter x 7 meter mengalami kerusakan berat.

Seluruh barang dan peralatan rumah tangga yang berada di dalam mes juga hangus terbakar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan. (Nyoman Yudha/balipost)

Baca juga:  Nekat Akhiri Hidup, Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
BAGIKAN