Koster kukuhkan ribuan pengurus PDI Perjuangan se- Kabupaten Buleleng.(BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Struktur organisasi PDI Perjuangan Buleleng kini semakin lengkap hingga tingkat dusun. Hal ini ditandai dengan pengukuhan 4.571 pengurus partai dari tingkat anak cabang, ranting hingga anak ranting yang dilakukan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster, di Gor Bhuwana Patra Singaraja pada Minggu (15/3).

Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, menjelaskan bahwa pengukuhan tersebut merupakan rangkaian akhir dari proses pembentukan struktur partai yang telah dilaksanakan sejak awal tahun 2026.

Menurutnya, tahapan konsolidasi dimulai dari Musyawarah Anak Cabang pada 4 Januari 2026, kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting dan Anak Ranting pada 24 Januari 2026.

“Kami ingin melaporkan kepada seluruh undangan bahwa struktur PDI-P kini telah terbentuk hingga tingkat anak ranting di setiap banjar,” ujarnya.

Baca juga:  Perang Narkoba di Denpasar: Penindakan Gencar, Peredaran Tak Pernah Reda

Di Kabupaten Buleleng sendiri terdapat 148 desa dan kelurahan serta sekitar 550 banjar. Seluruh wilayah tersebut kini telah memiliki struktur kepengurusan partai. Dengan terbentuknya kepengurusan hingga tingkat banjar, koordinasi partai di tengah masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih baik.

“Dengan terbentuknya kepengurusan ini, kita yakin PDI Perjuangan Buleleng akan tetap solid dan berpihak kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster, mengapresiasi soliditas kader PDI-P di Bali, khususnya di Buleleng. Menurutnya, struktur partai di Buleleng dikenal solid, guyub, dan diisi kader-kader berkualitas. Ia menilai PDI-P Bali menjadi daerah yang paling cepat menuntaskan konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting.

Baca juga:  Presiden Terima Informasi Pemindahan Atribut Partai di Bali

“Ini merupakan suatu kepercayaan partai yang harus dimaknai dengan sungguh-sungguh. Kader harus bangga menjadi pengurus dan pemimpin partai, sehingga bisa memberikan manfaat bagi bangsa,” tegas Koster.

Koster juga mengungkapkan kebanggaannya karena pengurus hingga tingkat bawah di Buleleng dikukuhkan langsung oleh Ketua DPD. Ia meminta para kader untuk bekerja aktif di wilayah masing-masing dan terus berada di tengah masyarakat.

“Kader partai harus selalu hadir di tengah masyarakat, menjadi penyalur aspirasi rakyat serta menjadi motor penggerak dalam menjalankan agenda pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Kurikulum Darurat, Kemerdekaan Bagi Satuan Pendidikan

Secara struktur, PDI Perjuangan telah memiliki organisasi yang lengkap hingga tingkat dusun di seluruh Bali. Khusus di Kabupaten Buleleng  jumlah struktur partai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting mencapai 4.571 orang.

Meski optimistis menghadapi agenda politik ke depan termasuk Pemilu 2029, Koster menegaskan bahwa kader partai tidak hanya fokus pada pemilu semata. Menurutnya, kader PDI-P harus memahami AD/ART partai, menjalankan ideologi partai, melakukan kaderisasi dan pendidikan politik, menjaga etika politik, serta memperkuat keberpihakan kepada masyarakat kecil atau wong cilik.

“Kader PDI-P harus naik kelas dan mampu menunjukkan profesionalisme dalam membangun daerahnya,” kata Koster. (Yuda/balipost)

BAGIKAN