
AMLAPURA, BALIPOST.com – Selama perjalanan arus mudik, tidak menutup kemungkinan terjadinya tindak kejahatan. Untuk mencegah aksi tersebut, Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, mengingatkan masyarakat yang akan mudik atau pulang kampung agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan untuk mencegah terjadi hal yang yang tak diharapkan.
Santika mengungkapkan, pihaknya meminta kepada para pemudik agar selalu berhati-hati terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian, penjambretan hingga pembiusan. “Kami imbau untuk pemudik agar tidak menggunakan barang berharga atau perhiasan yang mencolok saat bepergian karena dapat memancing niat pelaku kriminal,” ucapnya.
Selain itu, kata Santika, pemudik diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang tidak dikenal selama perjalanan, baik di kapal, bus, maupun kendaraan travel. Agar tidak mudah menerima makanan atau minuman dari orang yang baru dikenal.
“Kami sering menerima laporan kasus pencurian, penjambretan hingga pembiusan. Jika bertemu orang tidak dikenal di perjalanan, jangan mudah menerima makanan atau minuman karena kita tidak tahu isinya. Hal tersebut bisa menyebabkan korban kehilangan kesadaran dan barang-barangnya dibawa kabur,” katanya.
Dia menjelaskan, disisi lain, pihaknya juga meminta kepada masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik juga diminta memastikan rumah dalam kondisi aman. Pintu dan jendela harus terkunci dengan baik, serta instalasi listrik dan regulator gas dipastikan dalam keadaan aman untuk menghindari potensi kebakaran.
“Kami sarankan warga agar rumah dititipkan kepada tetangga yang dipercaya atau dilaporkan kepada aparat setempat sehingga dapat dipantau selama ditinggalkan,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost)










