
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) 2026 berakhir, pada Minggu (8/3). Selama operasi tersebut, di wilayah hukum Polres Badung tidak terjadi kejadian menonjol. Namun untuk lakalantas terjadi 18 kejadian atau naik 5 persen dari sebelumnya yang 17 kasus.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mendampingi Kabag Ops Polres Badung Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, Senin (9/3) menyampaikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum tetap kondusif dan terkendali. “Selama pelaksanaan operasi, kami berhasil mengungkap beberapa kasus menonjol serta melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Menurutnya hal ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel di lapangan serta dukungan masyarakat yang turut menjaga keamanan lingkungannya. Ia berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjaga sehingga stabilitas kamtibmas di wilayah Badung tetap aman, khususnya menjelang perayaan hari raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Selama digelarnya operasi tersebut, Polres Badung mengungkap beberapa kejadian, diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat) satu kasus, pencurian biasa (cusa) satu kasus, KDRT satu kasus dan narkoba satu kasus. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana berkat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel yang terlibat.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Cipkon Agung 2025 serta seluruh lapisan masyarakat wilkum Polres Badung. Operasi ini dapat berjalan lancar karena dedikasi dan kerja sama yang baik dari semua pihak,” ujar Kompol Sudarsana. (Kerta Negara/balipost)










