
SINGARAJA, BALIPOST.com – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut kembali terjadi di jalur nasional Seririt–Singaraja. Sebuah sepeda motor yang diduga hilang kendali dan oleng hingga mengambil jalur berlawanan menabrak sebuah minibus di wilayah Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Sabtu (11/7) malam. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.40 WITA di Jalan Nasional Seririt–Singaraja, tepatnya di Banjar Dinas Enjung Sangyang, Desa Kaliasem. Korban meninggal merupakan pengendara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi P 6694 AX, Khairul Anwar (33), serta dua penumpangnya, Evan Egy Yanto (18) dan Rudi Yanto (30).
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rozalin Diaz saat dikonfirmasi, Minggu (12/7), mengatakan, kecelakaan bermula ketika minibus Suzuki APV DK 1357 UN yang dikemudikan Ketut Jadiasa (51), warga Desa Tinggarsari, Kecamatan Busungbiu, melaju dari arah timur menuju barat. Dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Khairul Anwar.
Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga tidak mampu menguasai kendaraannya sehingga oleng dan mengambil haluan ke kanan. Motor kemudian menabrak bagian depan minibus yang datang dari arah berlawanan.
“Menurut hasil olah tempat kejadian perkara sementara, pengendara sepeda motor diduga kurang berhati-hati saat berkendara sehingga tidak dapat menguasai kendaraannya, oleng ke kanan, lalu bertabrakan dengan minibus,” ujar Iptu Yohana.
Benturan keras mengakibatkan Khairul Anwar mengalami luka robek di wajah dan patah kaki kanan. Korban sempat dilarikan ke RS Parama Sidhi Singaraja, namun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Dua penumpangnya juga mengalami luka berat. Evan Egy Yanto menderita patah tangan kanan dan luka pada wajah, sedangkan Rudi Yanto mengalami patah tangan kiri serta luka pada wajah. Keduanya juga sempat dibawa ke RS Parama Sidhi Singaraja, namun nyawanya tidak tertolong.
Dari hasil pemeriksaan awal, pengendara maupun kedua penumpang sepeda motor diketahui tidak menggunakan helm. Selain itu, pengendara sepeda motor juga tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi. “Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Buleleng guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup Yohana. (Yudha/balipost)










