
SINGARAJA, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng, Selasa (3/3). Akibatnya, beberapa bangunan warga mengalami kerusakan dan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Peristiwa pertama terjadi di Dusun Tegalsari, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan atap warung milik Gusti Putu Parwata terbang. Ukuran atap yang terlepas diperkirakan sepanjang 6,5 meter dengan lebar 4,5 meter.
Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Dusun Bantes, Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan sekitar pukul 20.00 WITA. Pohon sukun berdiameter sekitar 40 cm tumbang dan menimpa atap rumah milik I Nyoman Sibang hingga roboh. Bagian atap rumah mengalami kerusakan parah.
Kejadian pohon tumbang lainnya terjadi di wilayah Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III langsung turun melakukan penanganan selama kurang lebih dua jam. Akses jalan yang sempat terganggu kini telah kembali normal. Namun di lapangan masih terdapat sisa batang pohon yang menimpa garasi mobil milik Ketut Aning.
Sementara itu, pohon tumbang berjenis kayu santen juga terjadi di Jalan Pulau Komodo, Lingkungan Tengah, Kelurahan Banyuning, sekitar pukul 20.55 WITA. Peristiwa ini dipicu hujan deras disertai angin kencang.
Kepala BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, dikonfirmasi terpisah mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penanganan di seluruh lokasi terdampak.
Ia mengimbau, masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta berhati-hati terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang, serta memangkas ranting pohon yang berpotensi membahayakan.
“Petugas TRC sudah bergerak cepat melakukan penanganan. Untuk akses jalan yang sempat tertutup pohon tumbang sebagian besar sudah kembali normal,” ujarnya. (Yuda/balipost)










