
DENPASAR, BALIPOST.com – Terkait kelestarian lingkungan, Kodam IX/Udayana berkomitmen turut andil dan berkomitmen menjaga keasriannya. Oleh karena itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto meninjau normalisasi dan pembersihan gulma enceng gondok di Danau Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Senin (2/3).
Peninjauan tersebut bertujuan memastikan progres pembersihan enceng gondok yang selama ini menutupi sebagian permukaan danau sehingga berpotensi mengganggu ekosistem perairan serta fungsi danau sebagai destinasi wisata dan sumber air masyarakat.
Pangdam bersama Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra dan unsur Forkopimda Kabupaten Karangasem naik perahu ponton untuk melihat proses pembersihan di tengah perairan. Mayjen Piek Budyakto memantau mekanisme pengangkatan gulma dari danau ke daratan.
Proses pembersihan tidak lagi sepenuhnya mengandalkan metode manual. Penggunaan alat conveyor mempercepat pengangkatan enceng gondok sehingga lebih efektif dan efisien. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat normalisasi danau agar fungsi ekologis maupun estetika kawasan segera pulih.
Piek Budyakto menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas kawasan wisata di Karangasem.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman dalam keterangannya menegaskan keterlibatan kodam bersama jajarannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial dan kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan.
“Kodam IX/Udayana tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, tetapi juga hadir membantu pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan hidup. Pembersihan enceng gondok di Danau Yeh Malet ini merupakan langkah konkret untuk mendukung keberlanjutan ekosistem serta penguatan sektor pariwisata Bali,” ujar Kolonel Widi.
Kapendam menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan permasalahan lingkungan secara berkelanjutan. (Kerta Negara/balipost)










