I Made Demoantara. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Perbekel Desa Singapadu Tengah, I Made Demoantara, mengembuskan napas terakhir pada Minggu (1/3) sore setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar. Kepergian sosok pemimpin yang dikenal santun dan penuh dedikasi ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, Gede Daging. Ia mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan mendiang memang menurun dalam setahun terakhir pasca-operasi di bagian leher. Namun, semangatnya dalam melayani warga tidak pernah padam.

Baca juga:  Istri Pahlawan Kapten Mudita Tutup Usia

​Meski kondisi fisiknya melemah, Made Demoantara dikenal sebagai pemimpin yang “keras kepala” dalam hal pelayanan publik. Hingga hari-hari terakhirnya, ia masih menyempatkan diri untuk tetap masuk kantor dan memastikan urusan kemasyarakatan berjalan lancar.

“Sudah dalam kondisi sakit, beliau tetap ngantor dan melayani masyarakat. Itu yang kami salut dan kagumi dari semangat beliau,” ujar Gede Daging, Senin (2/3).

​Mendiang yang masa jabatannya sedianya berakhir pada Oktober 2026 ini juga sempat memiliki cita-cita besar untuk membawa Desa Singapadu Tengah tampil maksimal sebagai duta kecamatan pada HUT Kota Gianyar, April mendatang.

Baca juga:  Robohnya Sejumlah Rumah Warga di Kampung Jawa, Pembangunan Dinilai Terlalu di Pinggir Sungai

Di mata rekan sejawat, Made Demoantara adalah figur bapak sekaligus sahabat yang hangat. Ketua Forum Komunikasi Perbekel Kecamatan Sukawati, Ari Anggara mengenang almarhum sebagai penyeimbang suasana yang humoris. ​”Dalam forum, beliau yang paling sabar dan paling lebar dalam bercanda. Semua diayomi seperti seorang bapak,” kenang Ari.

Salah satu keinginan terakhir almarhum yang sempat terwujud adalah ikut serta dalam kegiatan forum di Yogyakarta demi menjaga tali kebersamaan dengan rekan-rekan perbekel lainnya.

Baca juga:  Wina Armada Sukardi Tutup Usia

Sebelum menjabat sebagai perbekel, Made Demoantara memiliki rekam jejak politik sebagai anggota DPRD Gianyar periode 2009–2014 dari Fraksi PDI Perjuangan. ​Saat ini, jenazah almarhum masih dititipkan di RSUP Sanglah. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, pada Sabtu, 7 Maret 2026, jenazah diberangkatkan menuju rumah duka dan keesokan harinya dikremasi di Krematorium Puspa Sulang, Klungkung.

​Untuk mengisi kekosongan jabatan, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan segera menunjuk Penjabat (Pj) Perbekel hingga pemilihan kepala desa serentak dilaksanakan pada rentang Mei hingga November 2026. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN