Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par dan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa atau Guru Pandu, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta bersama dengan jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Karangasem melaksanakan peninjauan progres revitalisasi TPA Linggasana di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem sebagai bentuk komitmen Pemkab Karangasem dalam penuntasan masalah, saat kegiatan touring, pada Sabtu (28/2).(BP/Ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par dan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa atau Guru Pandu, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta bersama dengan jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Karangasem melaksanakan kegiatan touring, pada Sabtu (28/2).

Kegiatan touring tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial serta peninjauan progres revitalisasi TPA Linggasana di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem sebagai bentuk komitmen Pemkab Karangasem dalam penuntasan masalah sampah pada 2026.

Bupati Gus Par, mengungkapkan pemerintah daerah sangat serius dalam membenahi sistem pengelolaan sampah. Kata dia, pengolahan yang tepat tidak hanya mengurangi timbunan, tetapi juga memberi nilai ekonomi. “Kami serius menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi momok. Sampah plastik yang dipilah dan sampah organik yang diolah menjadi pupuk yang memiliki nilai jual,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati Nyoman Giri Prasta Tangkil ke Pura Pasar Agung

Menurut Gus Par, meski progres revitalisasi baru mencapai sekitar 19 persen, Pemkab optimistis penataan TPA dapat dipercepat. Sejumlah langkah telah disiapkan, di antaranya penambahan alat pengayak untuk sampah lama yang tertimbun serta satu unit mesin gybrid guna memilah sampah organik dan anorganik.

“TPA Linggasana ke depan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir, tetapi sebagai pusat pengolahan dan produksi hasil daur ulang, lengkap dengan pembenahan sanitasi kawasan,” katanya.

Baca juga:  Bersihkan Pohon Bambu, Tukang Kebun Tewas Terjatuh ke Jurang

Sementara itu, Wabup Guru Pandu menjelaskan, TPA Linggasana saat ini menjadi pusat pengelolaan sampah rumah tangga perkotaan, menyusul batalnya rencana pembangunan TPA di Desa Datah. “Penanganan sampah perkotaan kami maksimalkan di sini. Penataan baru dimulai dan kami harap setelah rampung, pengelolaan sampah di wilayah Kota Amlapura bisa lebih maksimal,” katanya.

Usai dari Bebandem, rombongan melanjutkan perjalanan ke Objek Wisata Putung, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Di lokasi dengan panorama lembah yang eksotis itu, Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu. Perjalanan kemudian berlanjut ke Pantai Selemadeg, Candidasa, untuk meninjau proyek penataan pantai yang dikerjakan PT Hutama Karya sekaligus kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat.

Baca juga:  Bagian Motor Wajib Cek Sebelum Touring

“Touring akhir pekan ini sekedar menjadi agenda santai, tetapi momentum memastikan program prioritas berjalan di lapangan, sembari tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat,” pungkas Gus Par. (Adv/balipost)

 

BAGIKAN