
SINGARAJA, BALIPOST.com – Warga Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, digegerkan penemuan seorang pria tewas di bawah Jembatan Shortcut titik 7A, Kamis (26/2) siang. Korban merupakan warga asal Desa Baktiseraga, Buleleng, berinisial PGP (22).
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Wayan Somarata (54). Saksi awalnya curiga melihat sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jembatan sejak pagi hari.
“Awalnya saksi mengira pemilik motor sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun saat kembali dari kebun, motor tersebut masih berada di lokasi sehingga menimbulkan kecurigaan,” ungkap Iptu Yohana.
Saksi kemudian berinisiatif mencari pemilik kendaraan dengan melakukan pengecekan bersama warga sekitar. Setelah menelusuri area bawah jembatan, korban ditemukan dalam kondisi tewas tergeletak di dasar jurang dengan mengenakan jaket dan celana panjang warna hitam.
Petugas gabungan yang menerima laporan langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi jenazah korban.
Lebih lanjut, Iptu Yohana menyebut berdasarkan pemeriksaan awal tim medis Puskesmas 2 Sukasada bersama Inafis Polres Buleleng, korban mengalami patah tulang pada kaki, luka di bagian kepala, serta pendarahan dari mulut. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal akibat terjatuh dari jembatan tersebut. Namun, terkait penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya masih dalam proses penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak keluarga.
“Berdasarkan temuan di lokasi dan keterangan saksi, korban diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan,” tandas Iptu Yohana. (Nyoman Yudha/balipost)










