
GIANYAR, BALIPOST.com – Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Kabupaten Gianyar melakukan lompatan besar dalam menjaga keandalan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). PAMTS kini mulai mengintegrasikan teknologi Electric Actuator guna mengoptimalkan distribusi air dan menekan angka kehilangan air secara digital.
Direktur Utama PAMTS, Wayan Suastika, Kamis (19/2), mengatakan, program ini lahir sebagai jawaban atas tantangan klasik dalam operasional air minum, yakni gangguan pelayanan pada jam-jam beban puncak serta tingginya tingkat Air Tak Berekening (ATR) atau kebocoran. Electric Actuator berfungsi sebagai pengatur aliran air otomatis yang terintegrasi dengan sistem SCADA/Telemetri.
Suastika menjelaskan, teknologi ini memungkinkan pengaturan tekanan pipa dilakukan secara presisi dari jarak jauh, menggantikan metode manual yang selama ini dianggap kurang efisien.
“Kami ingin memastikan pengaturan aliran air tidak lagi dilakukan secara manual. Dengan pengendalian jarak jauh, distribusi menjadi lebih presisi, tekanan lebih merata, dan yang terpenting, kita bisa menekan ATR secara signifikan,” ujarnya.
Wayan Suastika memaparkan saat ini, teknologi tersebut tengah diuji coba di Reservoir Mancawarna – Tampaksiring (Sanding). Proyek percontohan ini mencakup enam zona yang sebelumnya sering mengalami ketidakstabilan distribusi, yaitu Zona Mancawarna, Zona Sanding, Zona Pejeng Kawan, Zona Tarukan, Zona Laplapan, dan Zona Pesalakan. Uji coba yang dimulai sejak 12 Desember 2025 ini direncanakan berlangsung hingga tahun 2029.
Wayan Suastika mengungkapkan evaluasi sementara menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. “Distribusi air di enam zona tersebut kini lebih optimal dan stabil. Hasil positif ini akan menjadi dasar bagi kami untuk mereplikasi teknologi Electric Actuator di seluruh reservoir dan wilayah pelayanan lainnya di Kabupaten Gianyar,” tambahnya.
Inovasi PAMTS merupakan efisiensi operasional dan pengaturan otomatis pada jam jenuh (siang/malam). Ini juga untuk menjaga stabilitas tekanan, meminimalisir keluhan air mati di wilayah ujung pipa.
Transformasi digital, mendukung visi PAMTS menuju pengelolaan air berbasis teknologi mutakhir. “Langkah strategis ini diharapkan menjadikan pelayanan air minum bagi masyarakat Gianyar lebih berkualitas, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital,” jelas Wayan Suastika. (Wirnaya/balipost)










