
JAKARTA, BALIPOST.com – Untuk pertama kalinya, pemerintah akan menyelenggarakan Imlek Festival dengan mengusung semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam inklusivitas, keberagaman, dan kerukunan antarumat beragama.
“Imlek Festival 2026 merupakan perayaan kebangsaan yang menghadirkan Imlek sebagai milik bersama. Bertepatan dengan Ramadhan, momentum ini mencerminkan Indonesia yang rukun, inklusif, dan saling menghormati dalam keberagaman,” ujar Ketua Umum Panitia Imlek Nasional, Irene Umar di Jakarta, Rabu (28/1).
Dikutip dari Kantor Berita Antara, Imlek sebagai perayaan tahun baru lunar dimaknai sebagai awal yang baru dan dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Perayaan Imlek nasional ini juga merupakan upaya Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat persatuan bangsa serta harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.
Imlek Festival perdana ini akan digelar pada 17 Februari–3 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, dengan tagline Harmoni Nusantara. Imlek yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini akan menjadi ruang refleksi antar umat beragama serta masyarakat, salah satunya akan digelar acara buka puasa bersama dan tarawih di Masjid Istiqlal.
Imlek Festival akan mencakup Festival Lentera di berbagai kota, festival pasar kuliner yang menyajikan produk makanan akulturasi, seni, dan kreatif, museum terbuka akulturasi budaya Tionghoa, Parade Imlek Nusantara dengan penampilan barongsai hingga penampilan dari jajaran Kepolisian, TNI dan ASN.
Puncak perayaan Imlek Festival Nasional yang dikemas sebagai perayaan terbuka dan inklusif bagi masyarakat luas dan menampilkan atlet nasional silat dan wushu.
“Jadi beberapa hal ini akan kita tampilkan, dimana modernity dan traditional menjadi satu, tradisi dari kedua tradisi yang berbeda menjadi satu under the flagship of Indonesia,” kata Irene.
Selain rangkaian utama di Jakarta, Imlek Festival 2026 juga akan dirayakan melalui aktivasi nasional di berbagai kota di Indonesia antara lain Singkawang, Palembang, Solo, Semarang, Manado, Makassar, serta kota-kota lainnya seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bogor, Batam, dan Pontianak, dengan menghadirkan ragam ekspresi budaya Imlek khas daerah dalam semangat Harmoni Nusantara.
Irene mengatakan Imlek Festival kali ini juga akan melakukan donasi untuk memberikan dampak pada daerah terdampak bencana mulai dari memberikan pendidikan pada masyarakat, infrastruktur untuk menunjang perekonomian, perlindungan fasilitas publik, dan sembako bantuan. (kmb/balipost)










