Seorang pria asal Rusia ditemukan meninggal dunia di kamar penginapannya, Ubudon, yang berlokasi di Lingkungan Bentuyung Sakti, Kelurahan Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa (27/1) siang.(BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Kawasan wisata Ubud kembali digegerkan dengan penemuan jenazah warga negara asing (WNA). Seorang pria asal Rusia berinisial TR (41), ditemukan meninggal dunia di kamar penginapannya, Ubudon, yang berlokasi di Lingkungan Bentuyung Sakti, Kelurahan Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa (27/1) siang.

​Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 11.45 WITA. Saksi di lokasi merasa curiga karena lampu kamar korban tetap menyala sejak malam sebelumnya. Saat dilakukan pengecekan, saksi menemukan korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi tubuh yang sudah mulai membiru.

Baca juga:  Okupansi di Ubud Meningkat, Pasar Seni Ramai Dikunjungi Wisatawan

​Sebelumnya, saksi sempat mendengar teriakan meminta tolong dari kamar korban Senin (26/1) sekitar pukul 21.30 WITA. Namun, saat dicek kala itu, korban tampak sedang duduk bersila dalam posisi menyerupai yoga dan hanya mengenakan handuk, sehingga saksi menganggap tidak ada hal yang membahayakan.

​Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Ubud yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., bersama Tim Identifikasi Polres Gianyar segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga:  Terpapar COVID-19, Ki Manteb Meninggal

​Berdasarkan pemeriksaan luar oleh Dr. Nurani Halaki, S.Ked., dari Puskesmas Ubud I, penyebab kematian diduga kuat akibat henti jantung (cardiac arrest). Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau perlawanan di tubuh korban maupun kerusakan di area kamar.

​Kondisi jenazah sudah terdapat lebam mayat dan kaku mayat, serta tidak ada reaksi pupil terhadap cahaya.

​Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban telah tinggal di penginapan tersebut sejak Juni 2025 dan selalu memperpanjang masa tinggalnya setiap bulan. Saat ini, jenazah telah ditangani sesuai prosedur protokol penanganan orang asing dan kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak terkait serta Kedutaan Besar Rusia.(Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Tanpa Helm, Sejumlah WNA Naik Motor Lewat Jalur Mobil Tol Bali Mandara

 

BAGIKAN