
MANGUPURA, BALIPOST.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung melakukan penggantian Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya yang rusak di sepanjang Jalan Nusa Dua Selatan, Kecamatan Kuta Selatan.
Pemasangan lampu tanpa kabel ini dilakukan setelah adanya sejumlah keluhan dari masyarakat yang menyoroti banyaknya lampu jalan yang padam dan mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menjelaskan bahwa penggantian PJU tenaga surya tersebut telah dilakukan sejak tahun 2025 sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin yang mengacu pada usulan masyarakat.
Menurutnya, lampu yang diganti merupakan PJU tenaga surya eks G20 yang sebelumnya dipasang oleh Balai Jalan. “Kami mengganti PJUTS eks G20 yang dipasang oleh Balai Jalan saat itu. Penggantian sekarang melalaui kegiatan pemeliharaan,” ujar Yuda Darma saat dikonfirmasi Minggu (25/1).
Ia mengungkapkan, salah satu alasan utama penggantian dilakukan karena banyak lampu yang sudah tidak berfungsi optimal. Selain itu, PJU tenaga surya sebelumnya belum dilengkapi dengan Miniature Circuit Breaker (MCB), sehingga menyulitkan petugas saat harus memadamkan lampu, terutama pada pelaksanaan Hari Raya Nyepi. “Sebagian tidak dilengkapi dengan MCB, sehingga saat memadamkan saat Nyepi kami agak susah mematikan harus satu persatu,” ungkapnya.
Di kawasan Jalan Nusa Dua Selatan sendiri, terdapat sebanyak 218 titik PJU tenaga surya. Seluruh titik tersebut kini telah diganti dengan unit baru yang sudah dilengkapi MCB guna memudahkan pengoperasian dan pengendalian lampu secara lebih efisien. “Kalau dipadamkan satu per satu saat Nyepi, dengan 218 titik memerlukan waktu lama, sekarang sdh dilengkapi dengan MCB,” paparnya.
Lebih lanjut, Yuda Darma menyebutkan bahwa pemeliharaan dan penggantian lampu ini dilakukan karena tingginya jumlah pengaduan masyarakat terkait kondisi PJU di ruas jalan tersebut. Selain untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, langkah ini juga bertujuan mempercantik kawasan pariwisata yang menjadi salah satu destinasi strategis di Badung Selatan.
“Sudah terlalu banyak masuk pengaduan masyarakat perihal kondisi PJU di ruas jalan tersebut. Ruas jalan tersebut juga merupakan kawasan pariwisata strategis dengan hotel-hotel berbintang yang dulu dijadikan veneu G20,” imbuhnya.
Selain di Jalan Nusa Dua Selatan, penggantian PJU tenaga surya juga telah dilakukan di wilayah lain. Dikatakan ada yang sudah terpasang di Teuku Umat Barat. “52 titik di jalan Teuku Umar Barat pada jalan baru di sebalah timur perbatasan dengan Denpasar,” katanya.
Meski demikian, pihak Dishub Badung belum merinci besaran anggaran yang digunakan dalam kegiatan pemeliharaan dan penggantian PJU tenaga surya tersebut.(Parwata/balipost)










