Kondisi bangunan Bale Gong di Pura Puseh Dasar, Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, roboh akibat terpaan angin kencang.(BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebuah bangunan Bale Gong di Pura Puseh Dasar, Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, roboh akibat terpaan angin kencang, Jumat (23/1). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp600 juta.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Kapolsek Penebel AKP I Gusti Kade Murdiasa Alit membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang saat itu berada di sekitar lokasi pura.

Baca juga:  Diguyur Hujan, Tembok Rumah dan Penyengker Roboh

“Saksi mendengar suara gemuruh dari arah pura. Setelah dicek, diketahui Bale Gong Pura Puseh Dasar telah roboh. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan pada Bendesa Adat dan diteruskan ke pihak kepolisian,” ujar AKP Murdiasa Alit.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Penebel bersama Bhabinkamtibmas Desa Senganan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pendataan. Dari hasil pemeriksaan awal, robohnya bangunan suci tersebut diduga kuat akibat angin kencang yang melanda wilayah Penebel dan sekitarnya.

Baca juga:  Pencarian Putra Ridwan Kamil Masih Dilakukan Tim SAR Swiss

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar karena bale gong merupakan bangunan permanen,” jelasnya.

Kapolsek Penebel juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. “Kami mengimbau warga agar berhati-hati dan menghindari aktivitas di luar ruangan bila tidak mendesak, terutama saat angin kencang,” pungkasnya.(Puspawati/balipost)

BAGIKAN