Kapolres Tabanan saat meninjau dapur SPPG Polri di Selemadeg Barat. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Komitmen Polri mendukung pemenuhan gizi generasi muda ditunjukkan Polres Tabanan melalui peluncuran perdana Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Launching dapur SPPG tersebut dilaksanakan, Senin (12/1), di Banjar Kutuh, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, dan dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.

Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada hari pertama pelaksanaan, sedikitnya 1.088 siswa dari 12 sekolah di wilayah Selemadeg Barat menerima manfaat MBG yang didistribusikan melalui dapur SPPG Polri Polres Tabanan.

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati menegaskan, keberadaan dapur SPPG Polri bukan sekadar program pendukung, namun bagian dari komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini.

Baca juga:  Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Bangunan di Karangasem Roboh

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berperan aktif mendukung peningkatan kualitas gizi anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya di sela-sela kegiatan.

Bahkan Kapolres Tabanan bersama jajaran mengenakan alat pelindung diri (APD), meninjau langsung ruang distribusi, ruang produksi, serta ruang penyimpanan bahan makanan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.

Usai peninjauan dapur SPPG, Kapolres Tabanan juga turun langsung meninjau pendistribusian MBG di SMP Negeri 1 Selemadeg Barat memastikan makanan diterima siswa dalam kondisi layak dan tepat sasaran.

Sebanyak 1.088 siswa penerima MBG diwilayah kecamatan Selemadeg Barat ini berasal dari 12 sekolah, mulai dari jenjang KB hingga SMP. Rinciannya, KB Srikandi 21 siswa, TK Negeri Selemadeg Barat 37 siswa, SD Negeri 1 Lalanglinggah 148 siswa, SD Negeri 1 Bengkel Sari 41 siswa, SD Negeri 1 Antosari 85 siswa, SD Negeri 1 Tiyinggading 117 siswa, SD Negeri 2 Lalanglinggah 49 siswa, SD Negeri 3 Lumbung 48 siswa, SD Negeri 2 Lumbung 40 siswa, SD Negeri 1 Angkah 63 siswa, SMP Negeri 1 Selemadeg Barat 343 siswa, serta SMP Negeri 2 Selemadeg Barat 90 siswa.

Baca juga:  Jumat Ini, Drama Keraton "Cilinaya" Tayang Perdana di Bali TV

Penambahan jangkauan layanan program MBG ini tentunya diharapkan agar seluruh siswa bisa mendapatkan pemenuhan gizi gratis. Dimana sebelumnya data dari dinas pendidikan kabupaten Tabanan sebanyak 24,21 persen atau setara 18.450 siswa di Kabupaten Tabanan belum terlayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas siswa yang belum tersentuh program tersebut berasal dari jenjang TK/PAUD dan Sekolah Dasar (SD), seiring jumlah peserta didik dan satuan pendidikan pada dua jenjang ini memang paling besar.

Baca juga:  Terima 102 Pengaduan Sepanjang 2023, Pengelolaan SP4N Lapor Pemprov Bali Diapresiasi

Dan dari total 76.218 siswa, baru 57.768 siswa atau 75,79 persen yang telah menerima MBG. Sementara sisanya masih menunggu layanan program yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi peserta didik tersebut.

Tak hanya dari sisi siswa, dari sisi satuan pendidikan juga masih terdapat 208 sekolah yang belum terlayani MBG. Sekolah yang belum tersasar didominasi TK/PAUD sebanyak 122 sekolah, disusul SD sebanyak 68 sekolah. Selebihnya tersebar di jenjang SMP sebanyak 5 sekolah, MTs 2 sekolah, SMK 3 sekolah, serta MA 2 sekolah. Untuk jenjang SMA, seluruh sekolah tercatat telah terlayani. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN