Polisi memasang rambu-rambu peringatan, berupa water barrier dan police line, di sekitar lokasi jalan jebol. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kintamani pada Jumat (9/1) sore mengakibatkan bahu Jalan Raya Penelokan–Kintamani jebol, tepatnya di depan toko furniture Banjar Bugbugan, Desa Batur Tengah.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Polsek Kintamani bergerak cepat memasang rambu-rambu peringatan, berupa water barrier dan police line di sekitar lokasi.

Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, menjelaskan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai turun sejak pukul 14.00 Wita. Hujan menyebabkan genangan air di badan jalan.

Baca juga:  Dua Jenis BBM Nonsubsidi Pertamina Alami Kenaikan per 4 Mei 2026

Sekitar pukul 17.00 WITA, bahu jalan di lokasi tersebut tergerus air hujan hingga jebol, membentuk lubang sepanjang kurang lebih 10 meter, dengan lebar sekitar 0,5 meter dan kedalaman mencapai 4 meter.

“Akibat jebolnya bahu jalan tersebut, akses Jalan Raya Penelokan–Kintamani mengalami penyempitan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujar Kapolsek.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada pukul 17.30 WITA, personel Polsek Kintamani bersama masyarakat sekitar langsung memasang rambu-rambu peringatan.

Baca juga:  Hotel Karantina Wisman di Bali Ditambah

Kapolsek mengatakan kerusakan pada bahu jalan menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas di jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan tersebut. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, khususnya saat melintas di jalur tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi bahaya di jalan,” tegasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Dari Bule Berulah Nodai Kesucian Pura hingga Justin Bieber Lumpuh Setengah Wajah

 

BAGIKAN